Kampar

Warung Remang-Remang di Desa Tanjung Alai Kampar Dibongkar Jelang MTQ Riau

Operasi penindakan dan penertiban warung remang-remang ini merupakan buntut dari Kabupaten Kampar ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ.

Warung Remang-Remang di Desa Tanjung Alai Kampar Dibongkar Jelang MTQ Riau
Istimewa
Menindaklanjuti hasil rapat dengan forkopimda serta OPD terkait persoalan penyakit masyarakat (pekat) yang ada di Desa Tanjung Alali Kecamatan XIII Koto Kampar, Satpol PP Kampar bersama segenap OPD dan Bupati Kampar datangi warung remang remang yang masih aktif di Desa Tanjung Alai. 

Warung Remang-Remang di Desa Tanjung Alai Kampar Dibongkar Jelang MTQ Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Menindaklanjuti hasil rapat dengan forkopimda serta OPD terkait persoalan penyakit masyarakat (pekat) yang ada di Desa Tanjung Alali Kecamatan XIII Koto Kampar, Satpol PP Kampar bersama segenap OPD dan Bupati Kampar datangi warung remang remang yang masih aktif di Desa Tanjung Alai.

Kedatangan para rombongan ini langsung menemui pengelola warung yang dianggap merupakan warung remang-remang.

Operasi penindakan dan penertiban warung remang-remang ini merupakan buntut dari Kabupaten Kampar ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Provinsi Riau tahun ini.

Dalam kunjungan tersebut para pengelola warung remang-remang diminta untuk membongkar warung dan menghentikan operasi dimalam hari.

Baca: Harga TBS Sawit Riau Kembali Naik 0,44 Persen Periode 9-15 Oktober 2019

Baca: Warga Inhu Mau Buat Pengaduan Soal Ketertiban Umum Bisa Lewat Aplikasi Si Atan, Akses di Situs Ini

Selain itu sejumlah petugas juga bergerak membongkar warung remang-remang yang di datangi.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengatakan sesuai dengan kesepakatan hasil rapat seminggu yang lalu, hari ini dilakukan tindakan tegas agar aktivitas negatif yang sebelumnya beroperasi dilokasi ini tidak ada lagi.

“Meski demikian saya tetap akan memberikan kesempatan kepada pemilik rumah jika ingin membongkar bangunannya sendiri, karena mungkin ada bagian-bagian bangunan yang mungkin bisa dimanfaatkan kembali,” ujarnya.

Catur mengatakan melakukan langkah tersebut karena tidak ingin nama daerah tercoreng hanya karena perbuatan segelintir orang.

Semua upaya yang dilakukan dalah demi menjaga marwah dan nama baik Kabupaten Kampar sebagai Serambi Mekkahnya provinsi Riau.

Baca: Bangkai Gajah Bernama Dita yang Ditemukan Membusuk di SM Balai Raja Riau Jalani Nekropsi

Baca: Satu dari Tiga Tersangka Pencabulan Terhadap Anak Usia 9 Tahun Ditahan di Lapas Klas II A Bengkalis

Dijelaskan kedepan setelah dilakukan pembongkaran dilokasi ini dinas terkait akan membangun kios-kios disini untuk memasarkan industri rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat desa sekitar.

Ide ini akan direalisasikan mengingat di lokasi tersebut terdapat berbagai objek wisata yang selalu ramai dikunjungi pengunjung.

Ia mengatakan semua lapisan masyarakat nantinya bisa memanfaatkan fasilitas kios tersebut untuk berjualan. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved