Donald Trump Terpojok, Gerekan Lengserkan Presiden Amerika Kian Kuat, Trump: Perburuan penyihir

Suasana di Negara Amerika Serikat makin penuh perhatian dunia, setelah makin kuatnya keinginan dari banyak pihak untuk melengserkan Donald Trump

Donald Trump Terpojok, Gerekan Lengserkan Presiden Amerika Kian Kuat, Trump: Perburuan penyihir
Via E! Online
Donald Trump saat mencium Ivanka Trump, Donald Trump Terpojok, Gerekan Lengserkan Presiden Amerika Kian Kuat, Trump: Perburuan penyihir 

Hanya 12% dari pemilih Partai Republik dan sekitar 1 dari 3 orang independen mendukung pemakzulan, sebagian besar tidak berubah dari minggu lalu.

Dukungan untuk memakzulkan Trump telah meningkat sejak akhir September setelah seorang pejabat intelijen AS yang tidak dikenal mengajukan pengaduan yang menuduh Presiden Trump menekan Ukraina untuk menjerat calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden dan putranya dalam penyelidikan kasus korupsi.

Biden, mantan wakil presiden AS merupakan favorit awal untuk memenangkan nominasi calon presiden AS dari Partai Demokrat.

Baca: VIDEO TV ONLINE Kualifikasi Piala Dunia 2022 Timnas Indonesia vs Uni Emirat Arab Kamis (10/10/2019)

Dari jajak pendapat menunjukkan Biden lebih unggul daripada kandidat Partai Demokrat lainnya termasuk Senator Elizabeth Warren dan Bernie Sanders.

Pengaduan whistleblower, dikecam oleh Trump sebagai "perburuan penyihir" yang dilakukan oleh musuh-musuh politiknya.

Baca: Picu Kanker dan Sudah Dilarang Beredar, Obat Lambung Ranitidin Ternyata Masih Beredar di Riau

Trump mengatakan dia bertindak dalam tugasnya untuk memberantas korupsi. Pekan lalu, Trump juga menyatakan China juga harus menyelidiki Biden.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) di daerah DMZ (zone demiliterisasi)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) di daerah DMZ (zone demiliterisasi) (Foto NBC/Richard Susilo)

Secara keseluruhan, jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan sebanyak 51% dari semua orang Amerika setuju bahwa Trump "menekan" Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk menyelidiki Biden, sementara 27% tidak setuju.

Baca: Tak Masuk Akal, Ternyata Korut Adalah Negara Miskin yang Terus Kembangkan Program Nuklir, Mencuri?

Dan 59% setuju Kongres AS harus menyelidiki Presiden Trump. Hasil poling itu juga menunjukkan, sebanyak 39% mengatakan mereka menyetujui pekerjaan yang dilakukan Trump dan 55% tidak setuju.

Elaine Kamarck, seorang rekan senior di Brookings Institution, mengatakan jajak pendapat menunjukkan berapa banyak pemilih Demokrat telah berada di baris belakang Ketua Kongres AS Demokrat Nancy Pelosi dalam melakukan penyelidikan impeachment.

"Panggilan telepon itu (antara Trump dan Zelensky) mengubah segalanya," kata Kamarck seperti dikutip Reuters.

Halaman
123
Editor: Hendri Gusmulyadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved