Ini Fakta Video Tangis Pilu Ibu Kehilangan Bayinya Yang Tewas Tersentrum, Ternyata Si Ibu Ketiduran

Bayi itu bernama Arfan. Ia baru berusia 10 bulan, warga Blok Roma RT 06/02 Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Ini Fakta Video Tangis Pilu Ibu Kehilangan Bayinya Yang Tewas Tersentrum, Ternyata Si Ibu Ketiduran
instagram/makassar_info
Ini Fakta Video Tangis Pilu Ibu Kehilangan Bayinya Yang Tewas Tersentrum, Ternyata Si Ibu Ketiduran 

Bayi itu bernama Arfan. Ia baru berusia 10 bulan, warga Blok Roma RT 06/02 Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Video seorang ibu menangis histeris sembari mengendong anaknya yang meninggal dunia viral di dunia maya.

Peristiwa seorang ibu menangis histeris sembari mengendong anaknya yang meninggal dunia itu terjadi di Puskesmas Jatibarang Kabupaten Indramayu pada Selasa (8/10/2019).

Menurut Kapolres, bayi itu bernama Arfan. Ia baru berusia 10 bulan, warga Blok Roma RT 06/02 Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

"Korban kesetrum aliran listrik di rumah milik saudara Sugianto atau rumah kontrakan milik orangtua korban atas nama Madyani," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Rabu (9/10/2019).

Dijelaskan AKBP M Yoris MY Marzuki, Arfan diduga memegang kabel mesin pembuat roti yang sudah terkelupas hingga akhirnya korban tersengat aliran listrik bertegangan tinggi dan meninggal dunia.

Saat kejadian itu, orang tua korban sedang tertidur dan tidak menyadari anaknya sedang memainkan sebuah kabel yang masih tercolok.

"Orang tua korban mendengar anaknya jatuh dan kesetrum langsung berteriak dan menangis lalu dibawa ke Puskesmas Jatibarang," ujar dia.

Setibanya di Puskesmas Jatibarang, korban sudah meninggal dunia.

Saat mengetahui kabar anaknya meninggal dunia, Madyani pun menangis histeris sembari mengendong anaknya yang sudah tiada.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved