Artikel

Nongkrong Ngopi Ala Era Disrupsi

Nongkrong memang suatu kata yang lazim dipakai sehari-hari oleh kita semua. Kalau digabungmenjadi “ nongkrong ngopi” lebih enak untuk kita bahas.

Nongkrong Ngopi Ala Era Disrupsi
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Nongkrong Ngopi Ala Era Disrupsi 

Nongkrong Ngopi Ala Era Disrupsi

Foto DR Irvandi Gustari
Foto DR Irvandi Gustari (istimewa)

Oleh: DR. Irvandi Gustari
(Akademisi & Praktisi Bisnis)

“Secangkir kopi hitam lebih jujur daripada kita, dia pahit tanpa menyembunyikan rasanya, di hitam tanpa malu menyembunyikan warnanya”

Nongkrong Ngopi memang menarik untuk dibahas, sebab hampir dipastikan tak satupun dari kita yang belum pernah ikutan nongkrong ngopi di kedai kopi tradisional ataupun kedai kopi modern.

Nongkrong memang suatu kata yang lazim dipakai sehari-hari oleh kita semua.

Kalau digabungkan menjadi “ nongkrong ngopi” lebih enak untuk kita bahas dengan lebih rileks.

Konsep ataupun kontek dari “nongkrong di dunia barat, jauh berbeda dengan yang kita terapkan di Indonesia.

Nongkrong di negeri barat , condong diartikan sebagai : duduk-duduk, lirik kiri-kanan, dan umumnya dipakai untuk mengosongkan diri atau istilah gaulnya “hang out”

Lain banget di Indonesia, di mana nongkrong ngopi, ada tambahan lain selain konsep di barat itu yaitu untuk kongkow- kongkow.

Budaya kongko-kongko (berkumpul ngobrol dengan topik apa saja ) ini memang hanya ada di Indonesia dan di negara-negara Mediterania.

Halaman
123
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved