Sudah Tiga Hari Belum Padam, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang

Karhutla di Desa Rimbopanjang masih terus menyala dan sudah memasuki hari ketiga. Tim gabungan terus berjibaku untuk memadamkan api.

Sudah Tiga Hari Belum Padam, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang
tribun pekanbaru
Helikopter menjatuhkan bom air saat memadamkan karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Rabu (9/10). Karhutla di kawasan ini sudah memasuki hari ketiga. 

tribunpekanbaru.com - Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni, BPBD Provinsi Riau, TNI, dan Polri, masih berjibaku melakukan pemadaman di Jalan Harapan Raya, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Disebutkan Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Manggala Agni Pekanbaru, Edwin Putra, pemadaman kebakaran lahan di lokasi tersebut, sampai Rabu (9/10) sudah memasuki hari ketiga.

"Hari ini kami melakukan pemadaman lanjutan di Jalan Harapan Raya, Rimbo Panjang, sudah masuk hari ketiga," katanya, Rabu (9/10).

Edwin memaparkan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 4 hektare. Kemungkinan kebakaran tersebut bisa meluas, lantaran bahan bakarnya menumpuk cukup banyak seperti semak belukar yang kering.

Akibatnya, api sangat cepat menjalar di lahan jenis gambut itu. Ditambah lagi dengan angin yang berhembus cukup kencang dan sering berbalik arah. Belum lagi sumber air yagn sangat minim, karena kanal yang ada mengering.

"Saat ini air di drop dari sumur bor yang ada," sebutnya lagi.

Kebakaran lahan di daerah tersebut, menurut Edwin merupakan kebakaran bawah atau ground fire. Tim pun perlu bekerja ekstra untuk memadamkannya, guna memastikan api sudah padam sampai di kedalaman tertentu.

Adapun peralatan yang digunakan dalam pemadaman ini, di antaranya mesin mark 3 dua unit, mesin robin satu unit, selang 1,5 inci dua puluh enam unit.

Ditambah selang 2,5 inci dua unit, peralatan tangan satu set, racun api 60 liter, dan didukung dengan alat komunikasi serta kendaraan logistik.

"Pemadaman juga dibantu oleh satu unit heli Satgas Udara Karhutla Riau yang melakukan water bombing," papar Edwin.

Dia menambahkan, cukup beruntung karena lahan yang terbakar saat ini berada cukup jauh dari pemukiman penduduk. (rzk)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved