Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tim Gabungan Padamkan Api Karhutla di Sejumlah Tempat di Pekanbaru dan Kampar

Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melakukan pemadaman api Karhutla.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ilham Yafiz
FOTO/ISTIMEWA
Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Kampar 
Tim Gabungan Padamkan Api Karhutla di Sejumlah Tempat di Pekanbaru dan Kampar
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melakukan pemadaman api Karhutla.
Tim gabungan pemadaman Karhutla tersebut terdiri dari Manggala Agni, BPBD Provinsi Riau, TNI dan Polri.
Pemadaman dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya, di Jalan Harapan Raya, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Disebutkan Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Manggala Agni Pekanbaru, Edwin Putra, pemadaman kebakaran lahan di lokasi tersebut, sudah masuk hari ketiga.
"Hari ini kami melakukan pemadman lanjutan di Jalan Harapan Raya Rimbo Panjang, sudah masuk hari ketiga," katanya, Rabu (9/10/2019).
Edwin memaparkan, adapun luasan lahan yang terbakar, sekitar 4 hektar. Kemungkinan kebakaran bisa meluas, lantaran bahan bakar menumpuk, seperti semak belukar yang kering.
Akibatnya api sangat cepat menjalar di lahan jenis gambut itu. Ditambah angin cukup kencang dan sering berbalik arah.
Belum lagi lanjut dia, sumber air sangat minim karena kanal yang mengering.
"Saat ini air di-drop dari sumur bor yang ada," sebutnya.
Kebakaran lahan tersebut diungkapkan Edwin, sifatnya kebakaran bawah atau ground fire. Tim pun perlu bekerja ekstra, guna memastikan api sudah padam sampai kedalaman tertentu.
Adapun peralatan yang digunakan dalam pemadaman ini, diantaranya mesin mark 3 dua unit, mesin robin satu unit, selang 1,5 inci dua puluh enam unit.
Ditambah selang 2,5 inci dua unit, peralatan tangan satu set, racun api 60 liter, dan didukung dengan alat komunikasi serta kendaraan logistik.
"Pemadaman juga dibantu oleh 1 unit Heli Satgas Udara Karhutla Riau melalui Water Bombing," papar Edwin.
Dia menambahkan, beruntung lahan yang terbakar ini jauh dari pemukiman penduduk. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved