Wah, 144 Mobil Mewah Berharga Miliaran di Riau ternyata Menunggak Pajak

Bapenda Riau menyebut, ada 144 mobil mewah dari berbagai merek dan jenis yang menunggak pajak. Mereka seharusnya malu atas sikapnya itu.

Wah, 144 Mobil Mewah Berharga Miliaran di Riau ternyata Menunggak Pajak
internet
Mobil Hummer, salah satu jenis mobil mahal yang tidak dibayar pajaknya oleh pemiliknya di Riau. 

tribunpekanbaru.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau mengungkapkan fakta menarik. Mereka menemukan wajib pajak yang menunggak pajak kendaraan bermotor (ranmor) di Riau, ternyata bukan dari kalangan tidak mampu. Malah sebaliknya, para penunggak pajak ranmor kebanyakan dari kalangan berduit.

Berdasarkan hasil pendataan pihak Bapenda Riau, ditemukan fakta bahwa kendaraan bermotor yang paling banyak menunggak pajaknya adalah mobil-mobil mewah.

Kepala Bapenda Riau, Indra Putrayana, Rabu (9/10), mengungkapkan, jumlah mobil mewah di Riau yang belum membayar pajaknya cukup banyak. Di UPT Kota Pekanbaru saja misalnya, pihaknya mencatat setidaknya ada 144 unit mobil mewah yang harganya mencapai Rp1,5 miliar per unit, ternyata tidak membayar pajak.

"Ada banyak jenisnya. Ada Land Cruiser, Lexus, Hummer, dan lainnya. Saya tidak sebutkan nama pemiliknya, tapi kalau dibujuk-bujuk juga nggak mau bayar pajak, nanti kita akan umumkan di media biar masyarakat tahu," kata Indra mengungkapkan temuan pihaknya soal banyaknya mobil seharga miliaran rupiah yang tidak membayar pajak.

"Saya sudah laporkan hal ini ke Pak Gubernur Riau soal mobil mewah banyak yagn tidak membayar pajak. dan Beliau cukup kaget, orang kaya kok tidak bayar pajak," tuturnya lagi.

Indra pun mengimbau agar pemilik mobil mewah di Riau untuk segera membayarkan pajak kendaraan bermotornya. Sebab mereka setiap hari melintasi jalanan umum di Kota Pekanbaru dan Riau, sama dengan kendaraan milik warga lain yang tertib dalam membayarkan pajaknya.

"Harusnya mereka (pemilik mobil mewah) malu kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah dari mereka. Karena warga lain berbondong-bondong bayar pajak. Sementara mereka yang punya mobil mewah tega-teganya tak bayar pajak," katanya lagi.

Indra lantas mengajak kepada pemilik kendaraan bermotor di Riau, khususnya pemilik mobil mewah, untuk segera membayarkan pajaknya. Terlebih, Bapenda Riau dalam waktu dekat ini akan menghapuskan denda pajak kendaraan bermotor di Riau alias program pemutihan.

"Program pemutihan denda pajak ini akan kita mulai pada 15 Oktober sampai 14 Desember 2019. Kami mengajak masyarakat, khususnya yang memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor maupun bea balik nama kendaraan bermotor, untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," terangnya.

"Kalau tidak bayar pajak, mereka juga yang rugi. Karena jika tak dibayar, semakin lama semakin besar pokok dan denda yang harus dibayarkan. Misalnya tahun lalu itu ada yang sampai Rp60 juta yang harus dibayar pokok dan dendanya. Bisa untuk uang muka mobil baru lagi kalau uang segitu," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved