BREAKING NEWS: Sopir Bus PM TOH di Kuansing Riau Ditetapkan Jadi Tersangka

Polres Kuansing menetapkan Indra Welly Saputra, 54 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut Bus PM TOH di Kuansing, Riau.

BREAKING NEWS: Sopir Bus PM TOH di Kuansing Riau Ditetapkan Jadi Tersangka
FOTO/ISTIMEWA
Kondisi Bus PM TOH yang kecelakaan di Kuansing, Riau. Supir, Willy ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan itu. 

BREAKING NEWS: Sopir Bus PM TOH di Kuansing Riau Ditetapkan Jadi Tersangka

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Polres Kuansing menetapkan Indra Welly Saputra, 54 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan maut Bus PM TOH di Kuansing, Riau.

Welly merupakan sopir bus PMTOH yang mengalami kecelakaan Rabu (9/10/2019) di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing, Riau sebagai tersangka.

"Sopir bus sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Sudah kita tahan," kata Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Yohanes Basri, Kamis (10/10/2019).

Baca: Sebut Emil Salim Prof Sesat, Begini Penjelasan Arteria Dahlan

Baca: Tim Bareskrim Mabes Polri ke Riau, Cek Lokasi Karhutla di Kebun PT Gandahera Hendana Pelalawan

Baca: Dsidik Pekanbaru Belum Tahu Ada Sekolah Meliburkan Diri Karena Kabut Asap

AKP Yohanes Basri mengatakan sang sopir dikenai UU Lalu Lintas Pasal 310 ayat 4.

"Tersangka terancam pidana enam tahun," katanya.

UU Lalu Lintas Pasal 310 ayat 3 berbunyi : Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang disebabkan oleh kelalaiannya akibat Kecelakaan Lalu Lintas yang berkaitan dengan kematian dibahas dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan / atau denda paling banyak Rp10.000.000 , 00 (sepuluh juta rupiah).

Sedangkan ayat 4 berbunyi : Dalam hal kecelakaan disetujui pada ayat (3) yang dikeluarkan orang lain meninggal dunia dipidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp. 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Indra Welly Saputra juga mengalami luka yakni luka jahit pada kepala dan dagu. Ia merupakan warga Sunggal Gg Mandala Tanjung Rejo belakang Asrama Kodam.

Dalam kecelakaan tersebut, enam penumpang meninggal dunia. Selain itu, tujuu korban luka berat dan tujuh korban luka ringan.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved