Dua Orang Jurnalis Korban Tindak Kekerasan Oknum Polisi Melapor ke Propam Mabes Polri

Tindak kekerasan terhadap jurnalis saat bertugas meliput aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta belum lama ini berlanjut ke proses hukum.

Dua Orang Jurnalis Korban Tindak Kekerasan Oknum Polisi Melapor ke Propam Mabes Polri
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah jurnalis dari berbagai media melakukan aksi teatrikan " Tolak kekerasan terhadap jurnalis" di Taman Pandang, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019). 

Dua Orang Jurnalis Korban Tindak Kekerasan Oknum Polisi Melapor ke Propam Mabes Polri

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tindak kekerasan terhadap jurnalis saat bertugas meliput aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta belum lama ini berlanjut ke proses hukum.

Dua orang jurnalis yang menjadi korban tindak kekerasan melaporkan secara resmi oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap mereka.

Laporan disampaikan langsung ke Divisi Profesi dan Pengamanan di Mabes Polri.

Aduan tersebut dilakukan setelah laporan keduanya ditolak Bareskrim Polri pada Rabu (9/10/2019) kemarin.

Baca: Terdakwa Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pengacara Minta Hukuman Ringan

Baca: Nanti Malam, Asa Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Berlanjut?

Baca: Penganiayaan Ninoy Karundeng Relawan Jokowi, Warga: Diamuk Massa Bukan di Dalam Masjid, tapi di Luar

Polisi mengarahkan keduanya untuk melapor kasus yang dialami ke Propam dan mengirimkan surat kepada kepala Bareskrim.

Kedua jurnalis itu adalah Haris Prabowo dari Tirto.id dan Vany Fitria dari Narasi TV.

Laporan Haris ke Propam diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2550/X/2019/BAGYANDUAN pada Rabu (9/10/2019) pukul 16.40 WIB.

Perihal yang ditulis dalam laporan tersebut adalah pengaduan atas dugaan pelanggaran Pasal 18 Ayat 1 UU Pers yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

Sementara laporan Vany diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2551/X/2019/BAGYANDUAN pada waktu, jam, serta perihal yang sama.

Baca: Terdakwa Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pengacara Minta Hukuman Ringan

Baca: Penganiayaan Ninoy Karundeng Relawan Jokowi, Warga: Diamuk Massa Bukan di Dalam Masjid, tapi di Luar

Baca: Gara-gara Cowok, Dua Siswi SMA Ini Berkelahi, Sampai Lempar Ponsel

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, keduanya diarahkan ke Propam karena persangkaannya langsung kepada individu oknum polisi.

"Mungkin persangkaannya langsung ke personel dilaporkannya, karena personel aktif kan Propam yang menanganinya," ujar dia.

Diketahui, Haris dan Vany mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa pada 25 September dan 30 September 2019 lalu. Pelaku kekerasan tersebut diduga merupakan oknum aparat kepolisian.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Jurnalis Korban Kekerasan Oknum Polisi Lapor ke Propam Polri", https://nasional.kompas.com/read/2019/10/10/08582401/2-jurnalis-korban-kekerasan-oknum-polisi-lapor-ke-propam-polri.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved