Berita Riau

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kuansing, Sejumlah Pihak Akan Segera Dipanggil

Dimana, kegiatan tersebut dilakukan pada tahun 2015 sampai 2016, menggunakan dana dari APBD Kabupaten (Kuansing).

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kuansing, Sejumlah Pihak Akan Segera Dipanggil
Kompas.cpm
Ilustrasi 

Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kuansing, Sejumlah Pihak Akan Segera Dipanggil

PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, saat ini sedang mendalami dugaan korupsi tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru di Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Dimana, kegiatan tersebut dilakukan pada tahun 2015 sampai 2016, menggunakan dana dari APBD Kabupaten (Kuansing).

Diduga anggaran untuk kegiatan itu sebesar Rp56 miliar. Tetapi yang terealisiasi hanya Rp38 miliar.

Sedangkan sisanya, sebanyak Rp18 miliar, masih belum diketahui peruntukkannya.

Baca: 6 Punampang Tewas, Kecelakaan Bus PMTOH di Kuansing Riau Diduga karena Rem Blong

Baca: Tidak Ngebut, Bus PMTOH yang Kecelakaan Maut di Kuansing Riau Dua Kali Terbalik

Jaksa penyelidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) kabarnya, akan segera memulai proses penyelidikan perkara tersebut.

Hal ini setelah surat perintah penyelidikan (Sprinlid), secara resmi diterbitkan dan ditandatangani pimpinan Kejati Riau, Uung Abdul Syakur.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, saat dikonfirmasi membenarkan tentang akan dimulainya penyelidikan tersebut.

"Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) sudah ditandatangani pimpinan kemarin," kata Muspidauan, Kamis (10/10/2019).

Dia melanjutkan, awalnya perkara dugaan korupsi tersebut, sudah lebih dulu ditelaah oleh Bidang Intelijen Kejati Riau.

Baca: Ini Data Korban Meninggal Dunia Lakalantas Bus PMTOH di Kuansing Riau

Baca: FOTO: Suasana Evakuasi, Atap Bus PMTOH Lepas Setelah Terbalik dalam Kecelakaan di Kuansing Riau

Setelah mendapati ada indikasi dugaan korupsi, Bidang Intelijen dan Bidang Pidsus Kejati Riau melakukan gelar perkara.

"Dari gelar perkara itu, akhirnya diputuskan perkaranya dilimpahkan ke Pidsus untuk dilakukan penyelidikan," paparnya.

Baca: Seword Ungkap Nama di Tim Buzzer untuk Istana: Ada Denny Siregar, Abu Janda dan Eko Kuntadhi

Baca: Tiga Polisi Gondrong di Indonesia yang Ditakuti Penjahat, Penampilan Nyentrik dan Aksinya Viral

Muspidauan memastikan, dengan dimulainya penyelidikan, maka sejumlah pihak yang terkait dengan perkara dugaan korupsi itu, akan segera dipanggil dalam waktu dekat.

"Jaksa penyelidik akan segera memanggil pihak-pihal terkait untuk diklarifikasi," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved