Berita Riau

KAPITRA Ampera Menuju Kursi Jaksa Agung pada Kabinet Kerja Jilid II Jelang Pelantikan Jokowi-Maaruf

Politisi PDI Perjuangan asal Riau Kapitra Ampera menuju kursi jaksa agung pada Kabinet Kerja Jilid II jelang pelantikan Jokowi-Maaruf

KAPITRA Ampera Menuju Kursi Jaksa Agung pada Kabinet Kerja Jilid II Jelang Pelantikan Jokowi-Maaruf
Tribun Pekanbaru/Instagram.com/@kapitra_ampera
KAPITRA Ampera Menuju Kursi Jaksa Agung pada Kabinet Kerja Jilid II Jelang Pelantikan Jokowi-Maaruf 

KAPITRA Ampera Menuju Kursi Jaksa Agung pada Kabinet Kerja Jilid II Jelang Pelantikan Jokowi-Maaruf

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Politisi PDI Perjuangan asal Riau Kapitra Ampera menuju kursi jaksa agung pada Kabinet Kerja Jilid II jelang pelantikan Jokowi-Maaruf.

Politisi PDI Perjuangan yang juga pengacara kondang Kapitra Ampera menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo, apakah dirinya nanti dipanggil untuk menjadi Jaksa Agung atau tidak.

Baca: BOCAH 4 Tahun Dicabuli Tetangga di Riau, Terungkap Setelah Korban Merintih Sakit di Bagian Intim

Baca: Curriculum Vitae Ustadz Abdul Somad LENGKAP, Terungkap Gelar UAS dari Kesultanan Matan Ketapang

Baca: TERUNGKAP Fakta Penyebab Kecelakaan Bus PMTOH di Riau dari Hasil Uji Mekanik Ini DATA LENGKAP Korban

Baca: TIBA-TIBA Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Jarak Pandang Terbatas, Satelit Pantau 18 Hotspot di Riau

Baca: Dompet Selebgram Cantik Bhella Cristy HILANG, Siapa yang Temukan Diberi Imbalan, Apa Imbalannya?

Menurutnya ia tidak banyak komentar dulu, karena lebih kepada wait and see saja, menunggu dipanggil orang nomor satu di Indonesia itu.

"Saya sekarang wait and see aja, jadi ya menunggu sajalah dulu, saya serahkan sepenuhnya kepada pak Presiden," ujar Kapitra Ampera kepada tribunpekanbaru.com Kamis (10/10/2019).

Menurut Kapitra Ampera siapapun yang dipanggil nantinya oleh Presiden adalah orang yang terbaik pilihan Joko Widodo.

Terpenting lagi menurut Kapitra Ampera adalah orang yang bisa komunikasi dengan kalangan masyarakat manapun.

"Bagaimana agar yang dipilih pak Presiden itu adalah orang yang bisa berkomunikasi dengan semua pihak, sehingga program dan visi misi pak Presiden bisa disampaikan ke masyarakat," ujar Kapitra Ampera.

Kapitra Ampera juga tidak mempersoalkan apakah itu dari yang selama ini kubu pendukung Presiden di pemilu maupun lawan politiknya dijadikan pembantu atau menteri, yang jelas bagaimana keseriusan dalam membangun bangsa.

"Sekarang kan sudah saatnya membangun negara lagi, tidak ada lagi kubu ini dan kubu itu, kalau memang komunikasi baik dan tujuannya bangun negara siapapun dia bisa ditunjuk jadi Menteri pak Jokowi," ujar Kapitra.

Halaman
1234
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved