CPNS 2019

Pendaftaran CPNS 2019, Formasi Kementerian/Lembaga Bisa Berubah, Ini Usulan Pemko & Pemkab di Riau

Mengacu pada pendaftaran CPNS 2018, Anda bisa mempelajari mekanisme pendaftaran untuk CPNS 2019.

Pendaftaran CPNS 2019, Formasi Kementerian/Lembaga Bisa Berubah, Ini Usulan Pemko & Pemkab di Riau
Tribunnews.com
Update CPNS 2019 - Pendaftaran Diundur Juni, PPPK atau P3K Tetap Februari, Berikut Formasi dan Tahapan 

4. Melengkapi Data

Unggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun sebagai bukti telah membuat akun.

Melengkapi biodata, memilih instansi, formasi, dan jabatan yang sesuai pendidikan untuk CPNS.

Sementara untuk PPPK, memilih jabatan dan melengkapi pendidikan.

Unggah dokumen yang diperlukan sesuai persyaratan instansi.

Mengecek isian yang telah dilengkapi pada form Resume

Mencetak Kartu pendaftaran.

5. Verifikasi

Tim verifikator melakukan verifikasi berkas atau dokumen yang diunggah atau dikirimkan.

*Bila persyaratan di instansi mencantumkan bahwa pelamar harus mengirimkan berkas fisik ke alamat yang tercantum.

6. Seleksi

Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan Kartu Ujian yang digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan instansi.

7. Hasil Seleksi

Panitia Seleksi CPNS dan PPPK instansi akan mengumumkan infomrasi status kelulusan pelamar.

9 Kesalahan Saat Daftar

Berikut kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan pendaftar mengacu pada pengalaman CPNS 2018 lalu:

1. Salah memasukkan NIK KTP dan KK

Pastikan nomor NIK dan KK yang tertera di KTP dan Kartu Keluarga sudah sesuai.

Salah satu nomor saja dapat mengakibatkan pelamar gugur di tes administrasi.

Maka, jangan lupa setelah memasukkan NIK dan KK untuk diperiksa kembali.

2. NIK dan KK tidak ditemukan

Pastikan NIK dan KK telah terdaftar di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat.

Jika belum terdaftar, dapat mengurusnya di Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang telah siap sedia.

3. Salah memasukkan data

Jangan terburu-buru dalam memasukkan data di sscasn.bkn.go.id.

Pastikan kebenaran dari data dan periksa kembali.

Pahami tata cara pengisian kolom di sscasn.bkn.go.id.

 

4. Nama yang tidak sesuai

Periksa apakah nama di KTP sesuai dengan nama di dokumen lain.

Seperti akta, ijazah, transkrip nilai, dan lain-lain.

Jika berbeda karena salah cetak, harap diurus terlebih dahulu.

Jangan juga salah saat mengisi nama di sscasn.bkn.go.id.

5. Usia harus sesuai di persyaratan

Perhatian batas usia pada formasi yang dibutuhkan.

Jangan sampai usia melebihi batas yang ditetapkan.

Jika melebihi batas, pelamar memiliki kemungkinan untuk tidak lolos.

6. Jurusan harus sesuai

Perhatikan jurusan yang dibutuhkan oleh formasi.

Jangan nekad untuk mendaftar para formasi dengan jurusan yang tidak sesuai.

7. Nomor ijazah

Nomor ijazah harus sesuai dengan yang tertera.

Semua nomor harus ditulis dengan benar.

Meski sepele, kesalahan ini dapat membuat para pelamar gugur.

 

8. Tanggal ijazah

Tanggal ijazah yang dimaksud adalah tanggal tanggal diberikannya kelulusan, bukan tanggal yudisium (tanggal lulus).

Banyak pelamar yang keliru saat memasukkan tanggal.

9. Salah input

Dokumen yang dimasukkan harus sesuai dengan kolomnya.

Cermati kualifikasi dokumen yang diminta.

Jangan lupa pahami alur dan mekanisme pendaftaran.

Pemko Pekanbaru Ajukan 367 formasi 

 Informasi seputar Seleksi CPNS 2019 dinanti-nantikan oleh para pencari kerja, termasuk di Pekanbaru.

Mulai dari jadwal, info soal formasi, syarat maupun tata cara pendaftaran.

Namun Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer mengaku belum memastikan jadwal penyelenggaraan seleksi CPNS 2019 di Kota Pekanbaru.

Ia menyebut bahwa pemerintah kota bakal mengumumkannya jelang pelaksanaan CPNS 2019.

"Nanti kalau jadi bakal diumumkan. Kita menanti juga," jelasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (3/10/2019).

Pemerintah Kota Pekanbaru sudah mengajukan formasi untuk Seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019.

Mereka mengajukan formasi sebanyak 367 formasi kepada Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Formasi ini sesuai jumlah ASN di pemko yang masuk batas usia pensiun. Porsi terbanyak adalah formasi guru dan tenaga kesehatan. Kedua formasi ini paling banyak yang pensiun pada tahun ini.

Pemerintah kota sudah menggelar CPNS 2018. Jumlah peserta pada seleksi CPNS 2018 silam di Pemerimtah Kota Pekanbaru capai 9.411 orang.

Mereka jalani seleksi untuk mendapat 304 formasi. Ada 302 orang yang lulus dalam seleksi CPNS 2018. Dua Formasi yang kosong.

Tapi hanya 301 orang CPNS yang terima surat keputusan. Sebab satu CPNS mengundurkan diri. 

Formasi CPNS 2019 Pemkab Inhu

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) hingga kini masih belum menerima konfirmasi dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) terkait jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Inhu yang disetujui.

Kepala BKP2D Inhu, Subrantas mengatakan sebelumnya pihaknya sudah mengajukan 800 an formasi CPNS.

"Kita mengajukan 800an formasi, kalau bisa kita dapat kaya tahun kemarin jadilah," kata Subrantas, Jumat (4/10/2019).

Subrantas menyampaikan bahwa pihaknnya juga belum menerima informasi pasti soal tanggal pembukaan pendaftaran seleksi CPNS.

"Sampai saat ini kita belum menerima pemberitahuan resmi dari Kemenpan RB soal jadwal pelaksanaan itu. Informasi yang kita peroleh masih sama seperti informasi yang beredar di sejumlah media saat ini," kata Subrantas.

Terkait pelaksanaan seleksi CPNS Inhu, kata Subrantas tetap digelar oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Meski begitu, Subrantas berkata untuk tahun 2020 mendatang, daerah diminta menganggarkan pelaksanaan CPNS daerah.

"Kita diminta untuk menganggarkan, namun sampai sekarang ini masih belum jelas pembiyaan yang mana yang ditanggung daerah," kata Subrantas.

Subrantas menyampaikan pihaknya akan memasukan anggaran pelaksanaan seleksi CPNS itu pada APBD Inhu tahun 2020 mendatang.

Meski ia belum bisa menyebutkan berapa besar anggaran seleksi CPNS tersebut.

"Kita masih diminta berkoordinasi dengan BKN terkait hal tersebut," kata Subrantas.

BKP2D Pelalawan Usulkan 600-an Formasi CPNS 2019

Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKP2D) Pelalawan usulkan 600-an Formasi CPNS 2019, dan BKPP Kuansing ajukan 400 Formasi CPNS 2019.

BKP2D Kabupaten Pelalawan Riau telah mengusulkan formasi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 ke Kementerian Pemberdayan Aparatur Negara (Kemenpan) RI.

Formasi yang dikirimkan ke Kemenpan RI sebanyak 600 lebih berdasarkan perhitungan kebutuhan PNS di lingkungan Pemkab Pelalawan yang diperkirakan BKP2D.

Usulan itu telah disampaikan beberapa bulan lalu sesuai dengan permintaan dari pemerintah pusat dalam rangka penerimaan CPNS tahun ini.

"Dari 600 lebih formasi, didominasi oleh guru dan tenaga pengajar. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya," terang Sekretaris BKP2D Pelalawan, Rinto Rinaldi, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (4/10/2019).

Rinto menjelaskan, jumlah formasi yang diusulkan sudah termasuk formasi untuk calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Proses pengajuannya secara online melalui website yang telah ditentukan Kemenpan RI.

Namun hingga kini pihaknya belum menerima jumlah formasi yang disetujui Kemenpan untuk diterima pada perekrutan CPNS 2019 ini.

Pemerintah daerah masih menunggu keputusan pemerintah pusat termasuk teknis penerimaan calon abdi negara tersebut.

"Kami konfirmasi ke BKN dan BKD Provinsi Riau, mereka juga belum mendapatkan petunjuk teknis. Belum ada undangan pertemuan dari Kemenpan untuk membahas CPNS ini," tambah Rinto.

Dikatakannya, berdasarkan edaran dari Kemenpan, pelaksanaan penerimaan CPNS digelar akhir Oktober ini.

Tapi pihaknya belum bisa mempersiapkan hal-hal yang diperlukan lantaran petunjuk teknis belum didapatkan.

BKP2D hanya menunggu perkembangan informasi dari Kemenpan maupun BKN.

Inhil Ajukan 500 Formasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mulai bersiap untuk melaksanakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Untuk diketahui, Kemenpan RB akan kembali membuka seleksi penerimaan CPNS tahun 2019, setelah sebelumnya juga menggelar seleksi CPNS pada akhir 2018 lalu.

Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Inhil pun sudah bersiap untuk menerima instruksi terkait penerimaan CPNS tahun 2019 dari Kemenpan RB.

Kepala BKPSDM Inhil, H Fauzar menuturkan, Pemkab Inhil telah menyusun formasi yang akan diajukan kepada Kemenpan RB. Meskipun nantinya jumlah formasi ditentukan Kemenpan RB, menurut Fauzar, Kabupaten Inhil akan mengajukan sekitar 500 formasi pada CPNS 2019.

“Karena formatnya sudah di pusat. Banyak (formasi) pun yang diajukan, pusat nanti yang nentukan. Kita mengajukan, tapi yang disetujui berapa, itu dari pusatnya, nanti dikembalikan Kemenpan untuk yang disetujui,” terang Fauzar kepada Tribun, Jumat (4/10).

Untuk formasi tahun ini, dikatakan Fauzar, komposisinya masih sama dengan seleksi CPNS tahun lalu, yakni lebih banyak posisi tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan.

“Iya, guru dan kesehatan. Dari Kemenpan juga banyak posisi itu. Formatnya, persentasenya yang terbesar itu guru dan kesehatan,” tuturnya.

Untuk waktu pelaksanaannya, Fauzar belum bisa memastikan karena ditentukan oleh Kementerian, namun direncanakan pada Oktober 2019.

“Insya Allah sesuai jadwal mungkin Oktober. Nanti akan ada info pastinya terkait CPNS ini dari pusat,” tambah mantan Plt Sekda Kabupaten Inhil ini.

Pada penerimaan CPNS sebelumnya akhir tahun 2018 lalu, Inhil mendapatkan 342 formasi. Namun ada 13 formasi tidak terisi, antara lain honorer K2 sebanyak 2 formasi, dokter spesialis 4 formasi, perekam medis 2 formasi, perawat anestesi 2 formasi, dan okupasi terapi 3 formasi.

Kekosongan formasi ini karena memang tidak ada yang mendaftar, dan karena memang pelamarnya tidak mencapai passing grade maupun angka perangkingan. 

BKPP Kuansing Ajukan 400 formasi.

Plt Kepala BKPP Kuansing Hendri Siswanto mengaku belum bisa menjawab soal anggaran pelaksanaan penerimaan CPNS dan P3K ini.

Berkemungkinan akan ada pergeseran anggaran.

"Mungkin akan ada pergeseran anggaran karena APBD Perubahan batal disahkan," ujarnya.

Hendri sudah mendapat informasi akhir Oktober ini pembukaan pendaftaran dilakukan.

Begitu juga pengumuman.

"Kalau soal formasi, kita belum dapat. Kabarnya akan pekan pertama Oktober ini diumumkan formasi," ujarnya.

BKPP Kuansing mengajukan 400 formasi.

Formasi yang diajukan didominasi guru dan juga kesehatan.

 

Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved