Terdakwa Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pengacara Minta Hukuman Ringan

Dua orang terdakwa pembunuh dan pelaku pelecehan seksual terhadap pendeta Melinda Zidemi di Sumatera Selatan dituntut hukuman mati.

Terdakwa Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pengacara Minta Hukuman Ringan
Tribunnews.com
Dua pelaku pemerkosa dan pembunuh calon pendeta di Ogan Ilir. Keduanya dituntut hukuman mati. 

Terdakwa Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pengacara Minta Hukuman Ringan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dua orang terdakwa pembunuh dan pelaku pelecehan seksual terhadap pendeta Melinda Zidemi di Sumatera Selatan dituntut hukuman mati.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam pengadilan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Rabu (9/10/2019) kemarin menilai terdakwa bersalah dengan melakukan tindak pidana pembunuhan.

 

Kedua terdakwa, Nang dan Hendri mengaku menyesali tindakkan mereka.

"Saya sangat menyesali perbuatan," jelasnya saat diwawancarai setelah persidangan di Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu siang.

Kendati menyesali perbuatannya, kuasa hukum kedua terdakwa, Candra Eka Septiawan akan mengajukan pembelaan pada agenda sidang selanjutnya.

Baca: Nanti Malam, Asa Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Berlanjut?

Baca: Tips Berburu Promo Hemat Pesta Belanja Online 10.10

Baca: Penganiayaan Ninoy Karundeng Relawan Jokowi, Warga: Diamuk Massa Bukan di Dalam Masjid, tapi di Luar

"Menurut kami hukuman bagi terdakwa sangat berat, karena sesuai keterangan terdakwa bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan," jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, akan berupaya supaya terdakwa Hendri dan Nang dijatuhkan hukuman lebih ringan.

"Jadi saya mengusahakan agar terdakwa dapat dijatuhkan hukuman yang seringan-ringannya," ucapnya.

Sidang pledoi pembelaan rencananya akan digelar minggu depan di PN Kayuagung.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved