Tidak Ada Lagi yang Berlubang di Desa Sanglar Setelah Program TMMD Berjalan

Selain melakukan penimbunan jalan utama desa, TMMD di wilayah Inhil juga membangun jembatan beton di Desa Seberang Sanglar.

Tidak Ada Lagi yang Berlubang di Desa Sanglar Setelah Program TMMD Berjalan
tribun pekanbaru
Satgas TMMD bersama masyarakat terus mengerjakan pembangunan jembatan beton di Desa Sebrang Sanglar, Kamis (10/10). 

tribunpekanbaru.com - Ruas Jalan Merdeka menuju Pusat Kantor Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Inhil, tampak berbeda pada Kamis (10/10).

Ruas jalan yang biasanya memprihatinkan karena dihiasi banyak lubang, saat ini nampak lebih rata serta sudah dapat dilalui masyarakat dengan aman, karena tidak ada lagi lubang di tengah jalan.

Apa yang terlihat ini merupakan hasil kerja program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0314/Inhil tahun 2019, yang dilaksanakan di Desa Sanglar dan Desa Seberang Sanglar, Kecamatan Reteh, Inhil.

“Kami berterima kasih atas upaya pembangunan desa yang dilakukan TNI. Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI di sini,” ujar seorang warga bernama Yanto (50) di lokasi pengerjaan.

Melihat pekerjaan yang dilakukan hampir setiap hari selama TMMD, Danramil 07/Reteh, Kapten (Arh) Syahrul Effendi menekankan, prajurit harus siap sedia dalam melaksanakan tugas khususnya untuk menyukseskan progam TMMD reguler ke-106. Menurutnya, tentara harus semangat karena dicontoh oleh masyarakat.

“Jaga kesehatan pribadi masing-masing, agar dalam kegiatan pengerjaan bisa selesai sesuai target waktu yang sudah ditentukan,” katanya.

Bangun Jembatan
Sementara itu, lokasi sasaran TMMD lainnya yaitu Desa Seberang Sanglar, juga terus memperlihatkan progres yang cukup baik di tengah pasang surutnya air Sungai Batang Gansal. Di tempat ini, TMMD membangun jembatan beton yang menyeberangi Sungai Batang Gangsal.

Mal tiang balok air dan mal lantai jembatan sudah berhasil dipasang Satgas TMMD bersama warga Desa Sebrang Sanglar, Kamis (10/10).

Dalam pengerjaan jembatan beton ini, Satgas bersama masyarakat terus berusaha agar pengecoran tiang dan balok jembatan cepat dilaksanakan, karena harus mengantisipasi pasang surutnya air.

“Apabila mal sudah terpasang, besi pun akan disiapkan untuk pengecoran tiang dan balok air,” ujar Danton Satgas, Letda (Arh) Farlan.

Menurutnya, pekerjaan ini dilaksanakan dengan semangat bersama, satu hati dan satu pikiran, sehingga akan bisa selesai dikerjakan pada batas waktu yang sudah ditetapkan.

“Kami berharap kebersamaan dan kekompakan bisa diselesaikan. Pasang surut Sungai Batang Gangsal bukan halangan dalam pembuatan jembatan ini,” ungkap Farlan.

Kegiatan ini juga di dukung Wali Desa Sebrang Sanglar, Komarudin, dan sangat berharap dukungan penuh warga untuk membantu pekerjaan jembatan beton di desa ini. “Semoga bapak-bapak TNI ini semangat terus bersama warga yang kami datangkan dari setiap RT dan RW. Kami datangkan Ketua RT agar bisa berbaur dengan warga kami ini,” katanya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved