Berita Riau

6 Perusahaan di Riau Sedang Didalami 3 Hari Terakhir Terkait Karhutla, Belum Ada Tersangka Baru

Proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh Tim Satgas Gakkum Terpadu. Terutama terkait kasus kebakaran lahan yang melibatkan korporasi.

6 Perusahaan di Riau Sedang Didalami 3 Hari Terakhir Terkait Karhutla, Belum Ada Tersangka Baru
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, tidak jauh dari gerbang masuk Camp Flying Squad WWF dan guest house Balai TNTN, Desa Lubuk Kembang Buga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Selasa (13/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

6 Perusahaan di Riau Sedang Didalami 3 Hari Terakhir Terkait Karhutla, Belum Ada Tersangka Baru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menegaskan, Polri yang tergabung dalam Tim Satgas Gakkum Terpadu bersama KLHK dan Kejaksaan, akan bekerja serius dan profesional dalam penegakan hukum kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baik yang dilakukan pelaku perorangan, maupun juga yang melibatkan korporasi.

Karena menurut Agung, kebakaran hutan dan lahan, bukan kejahatan yang biasa.

"Utamanya adalah proses pembuktian, kita sudah punya pengalaman bagaimana dalam proses pembuktian itu, ada yang gagal membuktikannya, ada yang sulit membuktikannya," jelasnya dalam kegiatan konferensi pers di Mapolda Riau, Jumat (11/10/2019) sore.

Baca: Akibat Kabut Asap, BI Perkirakan Ekonomi Riau Melemah 0,2 Persen

Baca: Insiden Penusukan Wiranto Tak Akan Membuat Jokowi Berhenti Selfie Bersama Warga

"Tentu ke depan kita bergerak bersama-sama secara kolaboratif. Satgas Gakkum Terpadu ini dibentuk, untuk menjawab kesulitan itu, mengakhiri kegagalan di masa yang lalu," sambung Jenderal bintang dua ini lagi.

Dia melanjutkan, proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh Tim Satgas Gakkum Terpadu. Terutama terkait kasus kebakaran lahan yang melibatkan korporasi.

Dia menerangkan, penyidik baik dari PNS KLHK, Bareskrim, dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau, masih bekerja di lapangan.

"Proses penyelidikan dan penyidikan yang akan terus berjalan. Hal ini untuk memastikan apakah tindak pidana kejahatan pembakaran hutan dan lahan ini, hal yang sudah cukup dinaikkan dan dibawa ke pengadilan," terangnya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Muhammad Fadil Imran yang turut hadir dalam kesempatan itu menuturkan, dalam 3 hari terakhir, setidaknya tim sudah melaksanakan olah TKP di enam titik kebakaran, di Kabupaten Inhu dan Pelalawan.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved