Istri Tulis Komentar 'Nyinyir' Soal Penusukan Wiranto, 3 Anggota TNI Dicopot, Satu Jabat Dandim

3 anggota TNI dicopot dari jabatannya karena status nyinyir istri mereka mengomentari penyerangan yang dialami oleh Wiranto

Istri Tulis Komentar 'Nyinyir' Soal Penusukan Wiranto, 3 Anggota TNI Dicopot, Satu Jabat Dandim
FACEBOOK/FS-tni-au.mil.id
Nulis status nyinyir soal penyerangan Wiranto Lancar 3 Anggota TNI Dicopot 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Akibat ulah istri-istri mereka yang memasang status nyinyir terhadap kasus Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, anggota TNI ini dicopot dari jabatannya.

3 anggota TNI dicopot dari jabatannya karena status nyinyir istri mereka mengomentari penyerangan yang dialami oleh Menkopolhukam Wiranto.

Satu di antaranya perwira berpangkat kolonel, sementara dua lainnya berpangkat sersan dua dan peltu.

Dua personel TNI AD yang dicopot yakni Kolonel Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi (HS) dan Sersan Z.

Yang terbaru,  personel TNI AU, juga telah dicopot satu anggotanya lantaran hal yang sama.

TNI AU mencopot Peltu YNS dari jabatannya sebagai anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menghukum dua personel TNI AD, yakni Kolonel HS dan Sersan Z.

Inilah Daftar Pasal UU Disiplin Militer yang Bikin Dandim Dicopot Usai Istrinya Nyinyir Soal Wiranto

Penyerang Wiranto Akui Telah Susun Strategi, Sengaja Lakukan Penyerangan dan Ingin Ditembak Mati

Terkait Darah Wiranto tak Tampak Usai Ditikam Abu Rara dan Fitria, Ini Penjelasan Dokter RSPAD

Keduanya dihukum lantaran istri-istri mereka mengunggah konten negatif terkait insiden penikaman Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) kemarin.

"Proses administrasi (hukuman terhadap HS dan Z) sudah saya tandatangani. Tetapi besok akan dilepaskan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Hasanuddin di Makassar. Karena masuk ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara," ujar Andika di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019),

Bentuk hukumannya tidak tanggung-tanggung. HZ dan S dicopot dari jabatannya ditambah penahanan 14 hari.

Halaman
1234
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved