Sekitar 2 Hektare Lahan Terbakar di Tembilahan Hulu, Polres Inhil Pasang Garis Polisi

Sekitar dua hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan kebun kelapa milik warga, mengalami kebakaran pada Sabtu (12/10) lalu.

Sekitar 2 Hektare Lahan Terbakar di Tembilahan Hulu, Polres Inhil Pasang Garis Polisi
FOTO/ISTIMEWA
Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman ikut mendinginkan lahan yang terbakar di Jalan Paruna, Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil. 

tribunpekanbaru.com - Sekitar dua hektare lahan milik masyarakat terbakar di Jalan Paruna, Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (12/10) lalu.

Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) itu melahap kebun kelapa dan semak belukar dengan geografis lahan yang bergelombang. Upaya pemadaman langsung dilakukan tim gabungan yang antara lain terdiri dari Polres Inhil dan Polsek Tembilahan Hulu berjumlah 26 orang, Koramil 01/Tembilahan 2 orang, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Inhil sebanyak 30 orang.

Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman langsung memimpin pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla dengan struktur lahan gambut sedalam lebih kurang satu meter tersebut.

“Hambatannya kantong air minim, tapi api bisa dikendalikan dan dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Adapun alat yang digunakan untuk melakukan pemadaman yaitu mesin pemadam portable sebanyak 4 mesin,” ujar Indra Duaman.

Menurutnya, tidak hanya memadamkan dan mendinginkan karhutla, namun dilakukan juga upaya untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran. Di antaranya dengan membuat sekat pembatas agar api tidak meluas.

Selanjutnya, mengumpulkan bahan keterangan yang berkaitan dengan penyebab terjadinya kebakaran lahan tersebut.

“Pelaku masih dalam lidik. Setelah mendinginkan lahan yang terbakar, lokasi karhutla dipasang garis polisi,” tambahnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved