Kampar

Emosi HP Dibawa Kabur, SU Tusuk Punggung Seorang Warga di Kampar Riau Pakai Obeng

SU sempat menusukkan obeng ke bagian punggung korban yang diketahui bernama Pandi Fadillah yang merupakan warga Kecamatan Tapung.

Emosi HP Dibawa Kabur, SU Tusuk Punggung Seorang Warga di Kampar Riau Pakai Obeng
Istimewa
Karena HP miliknya dibawa kabur, seorang pria berinisial SU, warga Dusun Suka Maju Desa Bina Baru Kecamatan Kampar Kiri Hilir aniaya teman pelaku pembawa kabur HP miliknya, Rabu (9/10/2019) malam di wilayah Sei Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir. 

Emosi HP Dibawa Kabur, SU Tusuk Punggung Seorang Warga di Kampar Riau Pakai Obeng

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Karena HP miliknya dibawa kabur, seorang pria berinisial SU, warga Dusun Suka Maju Desa Bina Baru Kecamatan Kampar Kiri Hilir aniaya teman pelaku pembawa kabur HP miliknya, Rabu (9/10/2019) malam di wilayah Sei Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

SU sempat menusukkan obeng ke bagian punggung korban yang diketahui bernama Pandi Fadillah yang merupakan warga Kecamatan Tapung.

Namun malang korban penganiayaan SU tersebut langsung melaporkan kejadian penganiayaan yang dialaminya.

Atas laporan tersebut SU ditangkap tim Polsek Kampar Kiri Hilir dan dimasukkan kedalam bui. Penangkapan SU dilakukan pihak kepolisian, Sabtu (12/10) malam kemarin.

Meninggal Ketika Salat Subuh, Pemakaman Usman Dihadiri Ratusan Pelayat

Berdasarkan laporan korban penganiayaan, Pandi Fadilah dirinya di dipukuli dan ditusuk obeng di daerah Jalan Lintas Pekanbaru Taluk Kuantan kilometer 38 wilayah Sei Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

Menurut korban, penganiayaan ini berawal pada Rabu (9/10) sekira pukul 11.00 WIB yang pada saat itu korban Pandi Fadilah bersama temannya Dimas, pria 18 tahun warga Perumahan Graha Kualu Payung Sekaki Kecamatan Tambang berangkat ke daerah Sei Pagar dengan mengendarai sepeda motor.

Sesampai di Desa Sei Pagar tepatnya di warung Tenda Biru, teman korban yang saat ini statusnya sebagai saksi bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal Pandi dan kemudian Dimas pergi bersama laki-laki tersebut.

Tidak berapa lama Dimas datang dari arah belakang warung sambil berjalan terburu-buru dengan membawa HP laki-laki yang tidak korban kenal yang merupakan pelaku penganiayaan.

Temannya tersebut mengajak korban berangkat kearah Pekanbaru dan bergegas langsung meninggalkan lokasi.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved