ICW Temukan Puluhan Potensi Penipuan di BPJS Kesehatan Sejak Tahun 2017

Dugaan adanya penipuan dalam tata kelola di jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ditemukan oleh ICW

ICW Temukan Puluhan Potensi Penipuan di BPJS Kesehatan Sejak Tahun 2017
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah warga antre mendaftar BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) 

ICW Temukan Puluhan Potensi Penipuan di BPJS Kesehatan Sejak Tahun 2017

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dugaan adanya penipuan dalam tata kelola di jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ditemukan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW).

Dugaan penipuan atau fraud yang ditemukan itu diduga melibatkan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Kesehatan, BPJS sendiri, maupun penyedia obatnya.

Total ICW menemukan 49 potensi penipuan dalam tata kelola jaminan kesehatan di BPJS tersebut.

Perwakilan ICW, Dewi Anggraeni mengatakan, sejak tahun 2017 pihaknya memantau banyak jenis fraud yang dilakukan dalam penyelenggaraan BPJS. Hasil temuannya di seluruh Indonesia, hampir sama.

Titik Rangsang & Sensitif Pasangan Berdasarkan Zodiak: Gemini Berada di Jemari, Lengan hingga Bahu

Istri Tak Mau Diajak ke Diskotik Malam Hari, Suami Langsung Talak 3 Karena Tak Pakai Gaun Pendek

BNN Catat Ratusan Narkoba Sintetis Jenis Baru, Baru Puluhan Yang Diatur Dalam Permenkes

"Kami menemukan 49 jenis fraud yang dilakukan pasien, BPJS, dan penyedia obat. Sebenarnya hasilnya sama," kata Dewi dalam diskusi bertajuk BPJS Salah Kelola, Pelayanan Publik Disandera yang digelar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019) kemarin.

Dewi menjelaskan, temuan ICW dari tingkat peserta BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Penerima Bantuan Iuran (PBI) memperlihatkan adanya manipulasi penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh orang yang bukan pemilik kartu.

"Hal tersebut terjadi karena pasien merupakan pasien miskin dan tidak terdaftar sebagai peserta JKN-PBI," kata dia.

Selanjutnya, temuan fraud di tingkat puskesmas terjadi dalam bentuk penerimaan uang oleh pihak puskesmas untuk mengeluarkan rujukan kepada pasien.

ICW menemukan kecurangan puskesmas berupa tidak optimalnya menangani pasien dan segera merujuk pasien ke rumah sakit. Tujuannya adalah agar dana kapitasi yang diperoleh dari BPJS Kesehatan tidak berkurang secara signifikan.

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved