Indragiri Hilir

STORY - Tidak Lagi Muda, AKP Martunus 4 Hari Bertahan Padamkan Karhutla di Desa Kayu Raja Inhil

Sekitar 4 hari tim gabungan berjibaku menanggulangi Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang.

STORY - Tidak Lagi Muda, AKP Martunus 4 Hari Bertahan Padamkan Karhutla di Desa Kayu Raja Inhil
Polres Inhil
AKP Martunus bersama tim memadamkan dan mendinginkan lokasi Karhutla di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang. 

STORY - Tidak Lagi Muda, AKP Martunus 4 Hari Bertahan Padamkan Karhutla di Desa Kayu Raja Inhil

TRIBUNPEKANBARU.COM, KERITANG – Sekitar 4 hari tim gabungan berjibaku menanggulangi Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang.

Sejak Rabu (9/10/2019), Tim Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Inhil telah memasuki kawasan lahan milik warga yang terbakar untuk memadamkan dan mendinginkan lokasi pasca Karhutla.

Dalam 4 hari tersebut Kapolsek Keritang, AKP Martunus turun langsung dan tidak pernah absen berjibaku menanggulangi Karhutla bersama tim gabungan.

 Kabar Terbaru Janda Presiden Soekarno, Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi Beri Info Soal Kegiatan

 ASN di Kampar Diperiksa karena Ujaran Kebencian Soal Menkopolhukam di FB, Hari Ini Tak Masuk Kantor

Semangat AKP Martunus di usianya yang tidak muda lagi memang patut diacungi jempol, karena mampu bertahan selama 4 hari di lokasi Karhutla.

Petugas melakukan pengisian bahan bakar mesin pompa air untuk menanggulangi Karhutla di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang.
Petugas melakukan pengisian bahan bakar mesin pompa air untuk menanggulangi Karhutla di Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang. (Polres Inhil)

AKP Martunus mengakui bila kelelahan menjadi hal yang biasa menghampiri tubuhnya dan tak menyurutkan tekad dalam menjalankan tugas.

“Kalau capek itu pasti ya, tapi bagi Saya tugas wajib untuk dikerjakan sampai tuntas. Rasa berat meninggalkan keluarga dalam tempo waktu yang tidak sebentar juga harus dialami,” imbuh AKP Martunus, Minggu (13/10) malam.

Di antara banyaknya cobaan tersebut, baginya ada kepentingan lain yang harus diutamakan, yaitu masyarakat.

Menurutnya, kepentingan masyarakat tersebut harus dikerjakan secara maksimal agar tidak berakibat fatal, sehingga kabut asap kembali muncul.

“Tentu, kita tidak ingin peristiwa kabut asap beberapa waktu lalu terulang lagi,” tutur Martunus.

 Meninggal Ketika Salat Subuh, Pemakaman Usman Dihadiri Ratusan Pelayat

 Trauma Balik ke Papua, Kisah Putri Lolos dari Maut Tapi Suami dan Anaknya Tewas Saat Rusuh Wamena

Oleh karena itu, Martunus berharap, Karhutla dapat segera berakhir sehingga tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat terhadap kemunculan kabut asap.

“Kita berdoa saja agar api bisa cepat padam. Kami tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam upaya pemadaman ini. Bekerja secara total karena ini juga adalah tanggung jawab kami, Polri,” pungkas Martunus.(Tribuntembilahan.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved