24 Jam Tak Keluar Kamar, Saat Pintunya Didobrak yang Terjadi Tak Diduga, Mahasiswa Ini Tergeletak

Hanif dikenal anak yang santun dan selama termasuk suka bergaul di lingkungan kampus maupun di sekitar tempat kosnya, sehingga rekannya cukup banyak.

24 Jam Tak Keluar Kamar, Saat Pintunya Didobrak yang Terjadi Tak Diduga, Mahasiswa Ini Tergeletak
Banjarmasinpost.com
24 Jam Tak Keluar Kamar, Saat Pintunya Didobrak yang Terjadi Tak Diduga, Mahasiswa Ini Tergeletak 

24 Jam Tak Keluar Kamar, Saat Pintunya Didobrak yang Terjadi Tak Diduga, Mahasiswa Ini Tergeletak

TRIBUNPEKANBARU.COM, PALANGKARAYA - Malang nasib yang dialami Hanif Habiba (21) merupakan mahasiswa Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi (Prodi) Bahasa Inggris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ia meninggal dunia di kosnya karena sakit, yang diketahui, Selasa (15/10/2019) malam.

Hanif adalah Mahasiswa IAIN Palangkaraya , Prodi Bahasa Inggris semester VII yang berasal dari Kabupaten Lamandau, Kalteng.

Selama kuliah dia tinggal di barak atau kos di komplek perumahan Palangka Permai tepatnya di Jalan Jintan nomor 9 RT 003 RW 006 Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya Kota Palangkaraya.

Hanif dikenal anak yang santun dan selama termasuk suka bergaul di lingkungan kampus maupun di sekitar tempat kosnya, sehingga rekannya cukup banyak.

Kabut Tipis Selimuti Pangkalan Kerinci Riau Diduga Kiriman, 3 Hotspot Terpantau di Pelalawan

Masih Seru, Sinopsis Kasam ANTV, Episode 9 Kasam Hari Kamis (17/10/2019), Bani Harap Tannu dan Ahna

KPK OTT di Medan: Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diterbangkan ke Jakarta. Ini Daftar OTT Kepala Daerah

Ramalan Zodiak hari ini, Rabu 16 Oktober 2019, Leo Jangan Komentari Pasanganmu (VIDEO)

Informasi dari pihak kepolisian Polres Palangkaraya, menyebutoan, Hanif ditemukan warga sekitar tempat tinggalnya sekitar 18 jam setelah menghembuskan nafas terakhirnya.

Saat itu, warga sekitar kosnya curiga, karena Hanif, tidak keluar kamar seharisemalam sehingga warga mencoba mendatangi kamarnya dan membukanya, karena dipanggil-panggil nama tak menyahut, warga pun berusaha mengintip dan melihat korban terbaring di kasur kamar kosnya.

Diarto (59) salah satu warga yang ikut membuka paksa pintu dan beberapa saksi lainnya mengatakan, pihaknya membuka paksa karena khawatir dengan korban.

"Biasanya dia keluar barak untuk kuliah dan menyapa kami, tapi saat itu sehari semalam ga keluar juga sehingga kami dobrak pintunya dan benar saat itu dia sudah meninggal dunia," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved