Mencukur Rambut Kemaluan? Pahami Akan Hal Ini, Atau Anda Akan Menyesalinya

Tapi, perlu diingat, bahwa mencukur rambut, terutama rambut kemaluan, tidak asal mencukur saja loh.

Mencukur Rambut Kemaluan? Pahami Akan Hal Ini, Atau Anda Akan Menyesalinya
Thinkstock
Ilustrasi 

Mencukur Rambut Kemaluan? Pahami Akan Hal Ini, Atau Anda Akan Menyesalinya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat seseorang beranjak dewasa dan memasuki fase pubertas, ada bulu-bulu halus yang tumbuh di beberapa bagian tubuh, terutama ketiak dan kemaluan.

Anda tentunya masih ingat hal tersebut, bukan?

Pada mulanya, mungkin Anda merasa risi juga, apalagi bila pertumbuhan rambut-rambut itu terlalu berlebihan.

Yang Anda pikirkan tentunya ingin mencukurnya. Tapi, perlu diingat, bahwa mencukur rambut, terutama rambut kemaluan, tidak asal mencukur saja loh.

Ada cara dan hal-hal yang perlu diingat agar tidak menimbulkan masalah seperti iritasi atau mengganggu kelembaban alami area kemaluan.

Pertanyaan yang kerap menggelitik namun jarang menjadi topik pembicaraan adalah apakah mencukur rambut kemaluan perlu dilakukan atau tidak?

Nyatanya, rambut kemaluan sebenarnya memiliki banyak manfaat.

Salah satu manfaat yang paling utama adalah mengurangi gesekan saat berhubungan seksual.

ALAMAK, Bukan untuk Travelling, Tas 40 Juta Nikita Mirzani Digunakan ke Pasar, Hanya Buat Pembungkus

Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik Rp 26,27 Perkilogram untuk Umur 10-20 Tahun

Mengenal CrossHijaber: Pria Pakai Hijab hingga Bercadar di Berbagai Media Sosial

Tak hanya itu, rambut kemaluan juga mencegah penularan bakteri pemicu infeksi menular seksual.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved