Tunggakan BPJS Ketenagakerjaan di Pelalawan Miliaran Rupiah, Gandeng Kejari Pelalawan

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pelalawan melakukan penagihan terhadap perusahaan-perusahaan yang menunggak iuran selama tahun 2019

Tunggakan BPJS Ketenagakerjaan di Pelalawan Miliaran Rupiah, Gandeng Kejari Pelalawan
TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan dalam menagih kewajiban seluruh badan usaha yang belum membayar iuran. 

Tunggakan BPJS Ketenagakerjaan di Pelalawan Miliaran Rupiah, Gandeng Kejari Pelalawan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKAN KERINCI - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pelalawan melakukan penagihan terhadap perusahaan-perusahaan yang menunggak iuran selama tahun 2019.

BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan dalam menagih kewajiban seluruh badan usaha yang belum membayar iuran.

Proses penagihan dilaksanakan sejak Senin (14/10/2019) lalu di mana tim gabungan BPJS TK dan Kejari Pelalawan mengundang seluruh perusahaan atau badan usaha yang menunggak.

Agar didata dan berikan penjelasan seputar "utang" yang musti ditunaikan perusahaan.

BEJAT, Kronologi Guru Les Cabuli Murid Sendiri, Sebelumnya Pelaku Paksa Korban Minum Obat Bius

Jarak Pandang Menurun di Pekanbaru Akibat Asap Kiriman

Anak Gajah Terjerat Tali Nilon dalam Konsesi Perusahaan di Siak Riau, Kondisinya Mulai Melemah

"Ada 50 perusahaan atau badan usaha yang kita undang. Untuk sementara itu data penunggak yang kita miliki," tutur Kepala KCP BPJS Ketenagakerjaan Pelalawan, Dedi Pane, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (16/10/2019).

Dedi Pane menerangkan, dari 50 perusahaan yang diundang seluruh perwakilannya datang untuk melunasi tunggakan iuran.

Pihaknya berhasil menarik tagihan dengan total Rp 1.068.745.634,- pada tahap pertama ini. Masih ada beberapa perusahaan yang belum membayar tagihan ke BPJS TK dan hal itu akan ditindaklanjuti kembali bersama kejaksaan.

Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH melalui Kasi Datun Yongky SH MH menyebutkan, kerjasama yang dijalankan bersama BPJS TK berdasarkan kesepakatan yang diteken sejak awal dalam penagihan tunggakan iuran dari badan usaha.

Secara umum pihaknya memandang para perusahaan atau manajemennya masih kooperatif mengenai tunggakan ini. Hanya saja perlu mencocokan data-data yang dimiliki antar kedua pihak sebagai dasar penagihan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved