Hari Pangan Sedunia, Pertamina Latih Masyarakat Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari

Pertamina RU II Dumai mengisi Peringatan Hari Pangan Sedunia dengan memberikan pelatihan pengembangan KRPL.

Hari Pangan Sedunia, Pertamina Latih Masyarakat Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Pertamina
Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai mengisi Peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober dengan memberikan pelatihan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan pelatihan olahan labu kepada kelompok masyarakat Anggrek Maju Bersama di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kamis (17/10/2019). 

Hari Pangan Sedunia, Pertamina Latih Masyarakat Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Olah Hasil Tanaman

TRIBUNPEKANBARU.COM – Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai mengisi Peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober dengan memberikan pelatihan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan pelatihan olahan labu kepada kelompok masyarakat Anggrek Maju Bersama di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kamis (17/10/2019).

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Provinsi Riau masih dihadapkan dengan permasalahan ketahanan dan kerentanan pangan yang cukup serius, di mana pasokan pangan lokal hanya mampu memenuhi kebutuhan sebesar 38%.

Pjs. Unit Manager Comm, Rel, & CSR RU II Kevin Kurnia Gumilang mengungkapkan, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan proses pengolahan minyak dan gas serta berkontribusi terhadap 18% kebutuhan energi nasional, terus berusaha memberikan nilai tambah dari kehadirannya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di sekitar wilayah operasi, yakni Kota Dumai.

“Ini merupakan salah satu dari sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Pertamina pada pilar Pertamina Berdikari yang berkenaan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Kevin.

Program ini, menurutnya, selain bisa memperkuat ketahanan pangan lokal di Kota Dumai juga bisa menambah pendapatan masyarakat dari olahan hasil tanaman menjadi makanan dengan nilai ekonomi yang tinggi.

“Kelompok Anggrek Maju Bersama yang beranggotakan 15 orang kami latih untuk menanam tanaman labu di pekarangan rumah masing-masing. Selain itu, kami juga mendorong mereka untuk mengolah hasil panen tersebut menjadi makanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti keripik labu, stick labu, kue talam labu, dan makanan beku berupa labu goreng atau pumpkin fries,” imbuh Kevin.

Tidak hanya itu, tambah Kevin, pihaknya akan terus mendampingi dan membina kelompok masyrakat hingga terbuka akses pemasaran dari makanan yang telah diproduksi.

“Kami juga mendorong kelompok Anggrek Maju Bersama untuk menjadi kelompok UMKM unggulan, di mana produk-produknya mampu memenuhi standar kualitas dan standar perizinan, seperti sertifikasi halal, PIRT, hingga uji kandungan gizi makanan,” jelas Kevin.

Lurah Teluk Binjai Robby Hermawan menyampaikan apresiasi kepada Pertamina atas kepeduliannya dalam membina masyarakatnya melalui program TJSL yang telah dijalankan.

“Atas nama pemerintah Kelurahan Teluk Binjai, kami ucapkan banyak terima kasih kepda pihak Pertamina yang telah membantu kami dalam menyediakan akses penghidupan yang layak kepada masyarakat,” ujar Robby.

Ia berharap masyarakatnya memiliki komitmen yang kuat dan bisa memanfaatkan bantuan yang diterima semaksimal mungkin.

“Apabila masyarakat serius menjalankan program ini, kami yakin dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun ke depan kelompok Anggrek Maju Bersama bisa mandiri sepenuhnya dan menjadi percontohan bagi masyarakat lainnya untuk mau berdikari,” aku Robby. (Rilis)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved