Beda Pilihan Saat Pilkades, Acara Hajatan Ibu Ini Diboikot Warga, Tak Ada yang Datang

Tini harus menelan pil pahit dari pemilihan kepala desa ( Pilkades) yang digelar desa setempat September lalu.

"Mamak saya itu salahnya dimana. Kok mamak saya yang diikut-ikutkan?" tanya Siti.

"Mamak saya itu bukan kader dan bukan tim sukses dari calon mana pun. Kenapa dikucilkan seperti itu."

Miskomunikasi

Kasi Pemerintahan Pj Kades Hadiluwih, Iwan Budiyanto mengatakan permasalahan yang dihadapi Suhartini sudah diselesaikan bersama dengan Ketua RT setempat.

Menurutnya ada miskomunikasi terkait indikasi beda pilihan Pilkades.

"Ada miskomunikasi antara keluarga Bu Suhartini dengan lingkungan masyarakat RT 0013," katanya.

"Setelah kita pertemukan kita cari solusi, kita titik temukan saling bisa menerima. Saling memaafkan."

"Ke depan untuk lingkungan RT 013 tetap guyub rukun. Kembali seperti dulu tidak ada persoalan," katanya.

"Tidak ada istilahnya boikot memboikot kaitannya dengan hubungan ke masyarakat utamanya di hajatan." (kompas.com/Tribun Jateng)

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved