Berita Riau

Kapolda Riau Buktikan Janji Tindak Tegas Pelaku Narkoba, Dua Bandar Ditembak Mati di Dumai

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menepati janjinya untuk menindak tegas para pelaku narkoba.

Kapolda Riau Buktikan Janji Tindak Tegas Pelaku Narkoba, Dua Bandar Ditembak Mati di Dumai
TribunPekanbaru/RizkyArmanda
Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi 

Kapolda Riau Buktikan Janji Tindak Tegas Pelaku Narkoba, Dua Bandar Ditembak Mati di Dumai

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menepati janjinya untuk menindak tegas para pelaku narkoba.

Ada dua orang yang terindikasi sebagai bandar narkoba, ditembak mati aparat kepolisian di Kota Dumai, Jumat (18/10/2019) dini hari.
Hal ini dibenarkan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, saat diwawancarai Jumat malam.
"Kalau tadi malam ada tindakan tegas, rasanya karena ancamannya sudah berimbang. Bahwa pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver. Sehingga kemudian dilakukan penembakan," katanya.
"Ya kita berbelasungkawa kalau meninggal, tentu kita proses sebagaimana penanganannya," sambung dia.
Jenderal bintang dua ini memaparkan, dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5 kg.
Barang haram ini dibawa oleh yang bersangkutan.
Dari hasil identifikasi disebutkan Agung, barang bukti sama dengan yang sempat diamankan di Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu.
"Ini masih akan kita kembangkan, kita terus telusuri, kita identifikasi. Mungkin sebelum kita bisa sampaikan yang detail, pengembangan gembong yang sedang kita kejar, kami tidak bisa sampaikan lebih detail," ucapnya.
Ditanyai inisial pelaku, Kapolda belum bersedia menyebutkan.
"Ini langkah kita untuk offensif memerangi narkoba. Tentu kita profesional untuk menghadapi ini, kita paham sekali bahwa upaya penegakan hukum itu utamanya adalah untuk melawan prilakunya dan untuk menghentikan peredaran ini," paparnya.
Karena diungkapkan Agung, jika tidak dilakukan upaya penegakan hukum secara tegas, maka rakyat yang merugi dan jadi korban.
"Kita ingin me-minimize itu," tuturnya.
Dia menambahkan, upaya perburuan terhadap para pengedar dan bandar saat ini terus dilakukan.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)
 
Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved