Kepulauan Meranti

Perut Tertimpa Pohon Sagu yang Ditebangnya, Seorang Warga Alai Selatan Riau Ditemukan Tewas

Seorang warga Dusun Kapas, Desa Alai Selatan, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti ditemukan tidak bernyawa

Perut Tertimpa Pohon Sagu yang Ditebangnya, Seorang Warga Alai Selatan Riau Ditemukan Tewas
Istimewa
Seorang warga Dusun Kapas, Desa Alai Selatan, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti ditemukan tidak bernyawa pada Jumat (18/10/2019) pagi. 

Perut Tertimpa Pohon Sagu yang Ditebangnya, Seorang Warga Alai Selatan Riau Ditemukan Tewas

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Seorang warga Dusun Kapas, Desa Alai Selatan, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti ditemukan tidak bernyawa pada Jumat (18/10/2019) pagi.

Korban diduga kuat tertimpa pohon dan tewas di lokasi kejadian usai menebang pohon sagu di kebun sagu milik H Syuib yang berada di Sungai Kayu Pandan, Desa Lukun Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Kepala Desa Lukun, Lukman yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan kejadian tersebut.

 Oknum Polisi Pekanbaru Bawa Sabu 3 Kg dan Ditangkap di Jambi Terancam Dipecat

Dia mengatakan bahwa mendapatkan informasi dari warga yang mengabarkan bahwa ada pekerja di kebun sagu yang tewas tertimpa pohon, lalu dia bersama warga lainnya bergegas menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Di Kebun sagu itu ada dua orang pekerja, biasanya mereka hanya menggolek tual sagu yang sudah ditebang, tapi tak tahu pula apakah meraka ini belajar menebang atau bagaimana," kata Lukman.

Ditambahkan, korban yang diketahui bernama Eri tersebut tewas setelah pohon sagu mengenai tubuhnya tepat di bagian perut.

Pohon yang di tebangnya roboh mengarah dan langsung menimpa hingga korban tewas.

"Saat korban menebang pohon sagu, pohon itu tersangkut Di pohon sagu lainnya, lalu dia menebang pohon yang satunya lagi. Tiba- tiba kedua pohon itu tumbang, ketika dia lari ke arah belakang, pohon yang ditebang pertama itu menimpa korban tepat di bagian perutnya dan meninggal di tempat. Untuk mengevakuasi korban, pohon yang menimpa perutnya dipotong menggunakan kapak," ujar Lukman.

Selanjutnya, korban dibawa keluar dari kebun sagu menuju keluar dengan cara ditandu, selanjutnya dibawa menuju ke RSUD.

 Sudah P21, Polres Pelalawan Riau Limpahkan Kasus Karhutla dan Perambahan TNTN ke Kejaksaan

"Korban ditandu keluar menggunakan kain sarung yang gantungkan menggunakan kayu. Jarak menuju jalan besar itu sekitar 2,5 KM lalu dibawa mengunakan gerobak motor menuju Pelabuhan Semulut dan dibawa ke RSUD dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga," pungkas Lukman. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan).

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved