Jangan Sepelekan Rasa Nyeri, Ini Penjelasan Dokter RS Awal Bros Pekanbaru

Perwakilan RS Awal Bros Pekanbaru, dr. Engga Demartha menjelaskan, nyeri pada dasarnya adalah suatu gangguan yang disebabkan oleh berbagai hal.

Jangan Sepelekan Rasa Nyeri, Ini Penjelasan Dokter RS Awal Bros Pekanbaru
TribunPekanbaru/Rizky Armanda
Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru bekerjasama dengan sejumlah pihak, menggelar seminar kesehatan dengan pembahasan seputar nyeri, Sabtu (19/10/2019). 

Jangan Sepelekan Rasa Nyeri, Ini Penjelasan Dokter RS Awal Bros Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru bekerjasama dengan sejumlah pihak, menggelar seminar kesehatan dengan pembahasan seputar nyeri, Sabtu (19/10/2019).

Kegiatan dilaksanakan di ruang Awaloeddin Function Hall lantai A, gedung Awal Bros Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman.

Acara yang diselenggarakan secara gratis ini diikuti tak kurang oleh sekitar 150 orang.

Perwakilan RS Awal Bros Pekanbaru, dr. Engga Demartha menjelaskan, nyeri pada dasarnya adalah suatu gangguan yang disebabkan oleh berbagai hal.

Misalnya kerusakan jaringan, gangguan syaraf, serta sikologis.

"Nyeri ini datangnya terkadang di saat yang tidak kita inginkan. Ketika kita beraktivitas, keseleo, atau salah urat. Itu bisa saja terjadi. Ini bisa sangat mengganggu," paparnya.

Jelang Pelantikan Presiden, Kapolres Dumai dan Dandim 0320/Dumai Patroli Gabungan Pakai Sepeda Motor

Perseteruan Nikita Mirzani & Uya Kuya Memanas Gegara Barbie Kumalasari, Nikita Sebut Raja Settingan

Oleh sebab itu lewat acara ini pihaknya berharap, para peserta dapat menanggulangi nyeri langsung pada sumbernya.

"Jadi secara cepat dan langsung, masyarakat bisa menanggulanginya," sebut dr. Engga.

Dia melanjutkan, untuk layanan di RS Awal Bros untuk penanganan nyeri, pertama sudah ada Pain Ners, atau perawat khusus yang mengatasi nyeri pada pasien.

Dimana sudah dilakukan penelitian di rumah sakit, bahwa sudah hampir 90 persen, pasien yang dioperasi bebas nyeri.

 
Kemudian ada juga fisioterapi. Untuk membantu meredakan nyeri yang dialami oleh pasien.
 
Seperti yang disebabkan oleh ketegangan otot, atau gangguan tulang dan sendi.
 
"Kita juga sudah ada fisioterapi home care. Jadi bagi pasien kita yang tidak sempat datang ke rumah sakit, itu bisa dilayani di rumah atau di tempat dia bekerja," bebernya.
"Lalu yang baru juga di rumah sakit kita, adalah painless labour, melarikan tanpa nyeri. Jadi tidak ada rasa nyeri sama sekali. Lalu nyeri karena osteoporosis, kita sudah ada alat pendeteksi dini tanpa radiasi," sambung dia.
 
Sementara itu, dr. Kobal Sangaji, Sp.KFR selaku pemateri dalam kegiatan seminar kesehatan ini memaparkan, penanganan nyeri yang baik, adalah ketika difase awal bisa ditangani secepat mungkin, agar tidak berlanjut ke fase kronis.
 
"Dengan penanganan yang tepat, kita tidak perlu menunda proses nyeri. Karena sebenarnya 60 persen pasien ke dokter karena nyeri. Budaya kita kadang ditahan dulu, sudah parah baru ke dokter. Padahal bisa dicegah dari awal," ucapnya.
 
Karena ketika dengan cepat ditangani kata dr. Kobal, maka proses penyembuhan pun tidak perlu memakan waktu yang lama.
Dia menambahkan, nyeri ada pada semua macam penyakit. Bisa jadi karena otot, tulang, sendi, kanker, dan pikiran.
 
"Penanganan disesuaikan. Jadi perlu kita obati nyeri sedari dini. Lalu tahap awal, misalnya tidak ada dokter, ketika di rumah kapan kompres dingin atau hangat. Jadi beda," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)
 
Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved