Bupati Pelalawan, HM Haris Perintahkan Kades Beli Alat Pemadaman Kebakaran dari Dana Desa

Bupati Pelalawan Riau HM Harris meminta seluruh Kepala Desa (Kades) untuk ikut mengantisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjad

Bupati Pelalawan, HM Haris Perintahkan Kades Beli Alat Pemadaman Kebakaran dari Dana Desa
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Petugas dari Damkar Kota Pekanbaru sedang memadamkan bara api yang membakar lahan di Jalan Labersa, Kelurahan Simpang Tiga, Bukit Raya Pekanbaru, Rabu (18/9/2019). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir) 

Bupati Pelalawan, HM Haris Perintahkan Kades Beli Alat Pemadaman Kebakaran dari Dana Desa

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Bupati Pelalawan Riau HM Harris meminta seluruh Kepala Desa (Kades) untuk ikut mengantisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi tahun 2020 mendatang.

Setiap Kades diperintahkan untuk mengalokasikan Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) untuk pembelian peralatan Pemadam Kebakaran (Damkar). Sebagai langkah untuk mengantisipasi Karhutla yang terjadi kedepan.

Alat Damkar seperti mesin dan selang agar bisa digunakan tim dalam memadamkan titik api yang muncul di desa masing-masing.

"Saya sudah perintahkan seluruh desa tanpa terkecuali agar memasukan anggaran pembelian peralatan pemadam kebakaran. Ini sangat penting kedepan," kata Bupati Harris kepada tribunpelalawan.com, Jumat (18/10/2019) pekan lalu.

Rossi Gagal Finish, Hasil Balapan MotoGP Jepang Buktikan Marques Pantas Juara

Simak Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Ini, Bulan OKTOBER 2019

Laga Timnas U-19 Indonesia vs China Sore Ini, Cheng Yao Dong Tambah 5 Amunisi Baru (VIDEO)

Selain pengadaan alat Damkar, lanjut Harris, anggaran untuk pelatihan personil yang akan mengoperasikan alat tersebut juga dialokasikan. Sehingga setiap desa memiliki tim damkar dan peralatan dalam mengatasi kebakaran.

Selama ini disaat titik api ditemukan, masyarakat tidak bisa berbuat banyak lantaran tidak ada peralatan dan hanya menunggu tim rayon kecamatan maupun tim satgas gabungan turun ke lokasi.

Sebelum tim gabungan sampai ke tempat, api yang muncul sudah sempat menjalar dan meluas hingga sulit diatasi.

"Terobosan ini perlu diambil karena Karhutla merupakan tanggung jawab bersama," tandasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pelalawan, Abu Bakar FE menyebutkan program tersebut sangat bagus, apalagi sudah diperintahkan oleh bupati.

Pasalnya, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) beberapa waktu lalu di Jakarta, tahun 2020 diperkirakan masalah Karhutl akan lebih berat lagi. Dimana musim kemarau yang terjadi lebih panjang rentang waktunya dan kekeringan lebih parah.

"Tahun depan itu kemarunya lebih parah lagi. Jadi harus diantisipasi mulai sekarang saat musim hujan," tutur Abu Bakar.

Dalam mengatasi ancaman bencana Karhutla seluruh komponen dan instansi harus terlibat, termasuk pihak swasta atau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Pelalawan. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved