BWS Sumatera III Dukung Pengembalian Ratusan Hektare Fungsi Lahan Persawahan di Siak

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Provinsi Riau turut memberikan dukungan penuh dalam upaya pengembalian fungsi lahan perkebunan sawit menjadi l

BWS Sumatera III Dukung Pengembalian Ratusan Hektare Fungsi Lahan Persawahan di Siak
ISTIMEWA
Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Ir. John Sianipar, M.Eng (sandang tas) berpose dengan latar alat berat yang dipinjamkan dan hamparan tanah kosong yang baru dibersihkan dari pohon sawit di Kecamatan Bungaraya, Siak, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Provinsi Riau turut memberikan dukungan penuh dalam upaya pengembalian fungsi lahan perkebunan sawit menjadi lahan usaha tanaman pangan (padi) di wilayah Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.

Sebagai bentuk dukungannya sudah dipinjamkan 2 unit alat berat excavator beserta operatornya secara gratis untuk menumbangkan pohon-pohon sawit, agar lahan-lahan tersebut bisa kembali difungsikan menjadi persawahan.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Ir. John Sianipar, M.Eng saat ditemui di kantornya Jalan Pepaya, Pekanbaru, akhir pekan kemarin, membenarkan sudah meminjamkan 2 unit alat berat excavator tersebut.

Menurutnya, dukungan ini diberikan, setelah mereka melihat bahwa upaya pengembalian fungsi lahan persawahan tersebut sejalan antara dukungan konsolidasi infrastruktur kecil masyarakat, dengan pembangunan-pembangunan skala besar yang sedang berjalan di Riau.

Pembangunan skala besar yang sedang berjalan dimaksud, di antaranya pembangunan jalan tol Pekanbaru- Dumai, pembangunan beberapa PLTU, rencana penanganan abrasi pantai 3 pulau terluar, dan rencana kerja sama dengan negara korea untuk pengelolaan resiko banjir Sungai Siak.

“Karena sudah sejalan itu, maka kita dukung penuh,” katanya.

Dibeberkan, tertanggal 9 September 2019 lalu, Bupati Kabupaten Siak, H. Alfendri membuat surat permohonan kepada pihaknya untuk meminjamkan 2 unit alat berat excavator tersebut dan saat ini sudah direalisasikan.

“Penggunaan dua alat berat dan operator yang kita turunkan gratis, tapi bahan bakar untuk operasi ditanggulangi hasil swadaya masyarakat Gabungan P3A. Pemerintah Daerah Siak juga menurunkan alat berat pada tahun ini tapi dengan periode yang singkat,” beber John.

Disebutkan juga, dukungan ini semakin kuat diberikan, setelah adanya Perda Tanaman Pangan Padi, yang dikeluarkan saat bupatinya masih dipimpin Drs. H. Syamsuar yang saat ini menjadi Gubernur Riau.

“Menurut kami hal ini merupakan landasan hukum yang sangat strategis dan perlu dicontoh daerah lainnya di Riau,” tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved