Pelalawan

Cuma Dapat 500 Lembar dari Kemendagri, Blanko KTP di Disdukcapil Pelalawan Riau Sudah Sebulan Kosong

Masyarakat Kabupaten Pelalawan Riau yang ingin mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) terpaksa harus menunggu beberapa waktu kedepan.

Cuma Dapat 500 Lembar dari Kemendagri, Blanko KTP di Disdukcapil Pelalawan Riau Sudah Sebulan Kosong
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Sabaruddin. 

Cuma Dapat 500 Lembar dari Kemendagri, Blanko KTP di Disdukcapil Pelalawan Riau sudah Sebulan Kosong

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Masyarakat Kabupaten Pelalawan Riau yang ingin mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) terpaksa harus menunggu beberapa waktu kedepan. Pasalnya sudah sebelum blanko KTP-el di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kosong.

Menurut Sekretaris Disdukcapil Pelalawan, Jonni Naidi, kekosongan blanko di kantornya lantaran minimnya stok di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga berimbas ke daerah-daerah termasuk Pelalawan.

Jatah pengiriman blanko akhirnya dibatasi dari jumlah yang biasanya dikirimkan.

"Sekarang kita hanya dapat 500 lembar per 10 hari. Padahal kita biasa dapat 4 sampai 5 ribu sekali mengajukan. Itulah yang jadi masalahnya sekarang," terang Jonni Naidi kepada tribunpelalawan.com, Senin (21/10/2019).

 13 Barang yang Tak Boleh Lupa Dibawa Jemaah ke Tanah Suci, yang Pertama Kali Umrah Wajib Tahu

 Waspada Jika Dengar Air Pocket, 10 Kode Rahasia Antara Pilot dan Pramugari Tak Banyak Orang Tahu

Dijelaskannya, dalam menjemput blanko 500 lembar dalam 10 hari tentu Disdukcapil mengeluarkan anggaran perjalanan dinas yang semakin banyak. Dibanding dengan sebelumnya 5.000 sekali menjemput dengan jumlah anggaran SPPD yang sama.

Namun Disdukcapil mengimbau kepada masyarakat untuk tidak kuatir dengan kondisi kekosongan blanko ini. Warga akan dibekali dengan Surat Keterangan (Suket) yang bisa diurus di kantor Disdukcapil dalam satu hari. Dimana fungsi Suket dengan KTP asli sama dalam mengurus dokumen yang dibutuhkan warga.

"Suket itu secara fungsi, sama dengan KTP. Itu bisa dipakai kemana-mana dalam berbagai urusan. Jadi jangan kuatir," tambah Jonni Naidi.

Kekosongan blanko ini diakui oleh masyarakat yang sedang mengurus KTP di Disdukcapil Pelalawan. Warga terpaksa menunggu KTP miliknya dicetak sesuai dengan daftar antrian, tentu dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

 BREAKING NEWS: Satu Truk Terguling di Jalintim Desa Palas Pelalawan Riau, Akibatkan Kemacetan

 Kronologi Truk Terguling di Jalintim Desa Palasa Pelalawan Riau, Angkut Bahan Pizza

"Di loket pelayanan juga sudah diumumkan kalau blanko KTP kosong. Mau bagaimana lagi, terpaksa mengikuti aturan," tandas warga Jalan Aksi Ali Ardian (39), kepada tribunpelalawan.com.

Ayah dua anak ini mengurus perpindahan alamat dari tempat tinggal lama ke rumah barunya.

Akibat pindah lokasi tinggal terpaksa alamat pada Kartu Keluarga (KK) dan KTP harus diganti sesuai dengan data terbaru. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved