Breaking News:

Berita Riau

Dua Pegawai Bank di Riau Diperiksa Jaksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Kredit Fiktif Rp 7.2 Miliar

Dua pegawai bank di Riau diperiksa Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Tinggi atau Kejati Riau terkait dugaan korupsi kredit fiktif Rp 7.2 miliar

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Dua Pegawai Bank di Riau Diperiksa Jaksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Kredit Fiktif Rp 7.2 Miliar 

Dua Pegawai Bank di Riau Diperiksa Jaksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Kredit Fiktif Rp 7.2 Miliar

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua pegawai bank di Riau diperiksa Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Tinggi atau Kejati Riau terkait dugaan korupsi kredit fiktif Rp 7.2 miliar.

Proses penyidikan perkara dugaan korupsi kredit fiktif senilai Rp 7,2 miliar di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ujung Batu, Rohul, hingga kini masih terus dilakukan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: PRABOWO Jadi Menhan? Pengamat: Gerindra Harus Jelaskan kepada Warga Riau Alasan Prabowo Bergabung

Baca: PEMUTIHAN Denda Pajak Ranmor di Riau, Rp 10.17 Miliar Pajak Diterima, Rp 3.5 Miliar Denda Dihapuskan

Baca: Tiang Listrik Patah, Listrik di Selatpanjang Padam, Hujan Deras di Pekanbaru Listrik Padam Dua Kali

Baca: Pilkada Riau 2020 dalam Pilkada Serentak 2020, Hamulian Daftar ke Demokrat untuk Pilkada Rohul 2020

Baca: Beli Sabu-sabu di Pekanbaru Krisman Ditangkap di Jalan Lintas Timur, Pemkab Siak Sosialisasi Narkoba

Perkembangan terbaru, Jaksa penyidik Bidang Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau memanggil dua orang pegawai bank tersebut untuk dimintai keterangannya.

Keduanya adalah Andri Purwadinata selaku Asisten Manejer Operasional (AMO) BRI Ujung Batu, dan satu lagi Jefferson selaku teller.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan mengatakan, kedua orang ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Hari ini memang ada pemeriksaan terhadap dua orang saksi. Masing-masing berinisial AP selaku AMO, dan J selaku teller," kata Muspidauan, Senin (21/10/2019).

Lanjut Muspidauan, untuk saksi Jefferson, ini merupakan pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya dia sudah pernah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kasi Penkum menyatakan, proses penyidikan yang dilakukan ini masih bersifat umum.

Penyidik belum menetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2017-2018 itu.

Silahkan baca juga berita Riau hari ini >>>

Baca: Pelamar Dirut Bank Riau Kepri Tidak Ada Berasal dari Riau, Pengamat Ekonomi Riau Ungkap Penyebabnya

Baca: Sehari Dilantik, Presiden RI Jokowi DITUNTUT Mahasiswa Riau, Selesaikan Masalah Karhutla di Riau

Baca: Pilkada Riau 2020, Partai Gerindra Buka Penjaringan di 9 Daerah, Salfian dan Masuri Daftar ke Nasdem

"Setelah pemeriksaan saksi-saksi rampung, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam perkara ini," sebutnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved