Fakta Terkait Berita Oknum Dewan Menginap Bareng PSK ABG di Hotel, Kapolres: Bukan Digerebek Warga

Ternyata pemberitaan tersebut tak semua sesuai fakta. Namun pihak kepolisian tak menyangkal jika hotel tersebut dijadikan tempat prostitusi.

Fakta Terkait Berita Oknum Dewan Menginap Bareng PSK ABG di Hotel, Kapolres: Bukan Digerebek Warga
Foto Ilustrasi Fakta Terkait Berita Oknum Dewan Menginap Bareng PSK ABG di Hotel, Kapolres: Bukan Digerebek Warga 

Ternyata pemberitaan tersebut tak semua sesuai fakta. Namun pihak kepolisian tak menyangkal jika hotel tersebut dijadikan tempat prostitusi.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berita oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, terciduk dengan PSK ABG (Pekerja Seks Komersial Anak Baru Gede) yang dilansir media online, kian viral di media sosial.

Hasil konfirmasi Serambinews.com dengan Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST ternyata isi berita yang ditayangkan di media online tersebut, tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST yang pada saat itu juga berada di ruang Kerja Kasat Reskrim membenarkan bahwa, apa yang diberitakan di media online tersebut tidak sesuai fakta sebenarnya.

Sebab, diberita tersebut juga disebutkan bahwa penggerebekan itu dilakukan oleh warga.

"Bukan warga yang menggerebek, yang betul Satreskrim atas laporan warga," jelas Kapolres.

Dijelaskan Iptu Zeska Julian Taruna WS SIK, sesuai keterangan yang diperoleh bahwa, anggota dewan tersebut sudah satu bulan tinggal di hotel tersebut bersama rekannya.

"Dia tinggal berdua dengan rekannya di salah satu kamar hotel tersebut. Saat penggerebekan dia juga tidak sekamar dengan perempuan itu. Dia nginap di lantai II, sedangkan perempuan itu di lantai III," ungkap Kasat Reskrim.

Sesuai keterangan yang diperoleh Sat Reskrim Polres Aceh Selatan dari mucikari bahwa, perempuan yang diduga PSK yang menginap di hotel tersebut tidak 'dipakai' oleh anggota dewan tersebut.

Melainkan 'dipakai' oleh orang luar Tapaktuan.

"Pengakuannya bukan anggota dewan itu yang pakai, melainkan orang luar Tapaktuan," ungkap Kasat Reskrim mengutip pengakuan mucikari tersebut.

Kendati demikian, Kasat Reskrim juga tidak menyangkal adanya dugaan prostitusi di hotel dimaksud.

Sebab saat pengerebekan tersebut, ditemukan salah seorang perempuan yang diduga PSK yang menginap di hotel itu.

"Ya, sekarang sedang kita lakukan pengembangan terkait dugaan prostitusi di hotel dimaksud," pungkas Iptu Zeska Julian Taruna WS SIK. (*)

Editor: Guruh Budi Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved