Forkopimda Inhil Patroli Udara Pantau Karhutla, Tidak Temukan Adanya Titik Api

Unsur Forkopimda Inhil melakukuan patroli udara memantau karhutla pada Senin (21/10). Dari pantauan itu, tidak ditemukan adanya titik api.

Forkopimda Inhil Patroli Udara Pantau Karhutla, Tidak Temukan Adanya Titik Api
tribun pekanbaru
Unsur Forkompinda Inhil melakukan patroli udara di wilayah Kabupaten Inhil untuk memantau titik api, Senin (21/10). Tidak ditemukan titik api dalam patroli udara ini. 

tribunpekanbaru.com - Titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpantau nihil pada Senin (21/10).

Hasil pantauan titik panas ini diperoleh melalui patroli udara yang dilakukan Bupati Inhil HM Wardan, bersama unsur Forkompinda Inhil antara lain Dandim 0314/Inhil Letkol (Inf) Imir Faishal, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, Kepala BPBD Inhil Yuspik, serta Kajari Inhil, Soesilo.

Patroli udara ini dilakukan menggunakan helikopter BNBP, untuk memantau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di wilayah Kabupaten Inhil. Patroli dilaksanakan mengingat hujan di wilayah Kabupaten Inhil cukup minim.

Menurut Bupati Inhil, HM Wardan, meskipun titik panas bisa dipantau melalui satelit, namun itu belum bisa memastikan titik kebakaran hutan atau bukan. “Hanya melalui patroli udara yang tepat untuk bisa memastikan titik api karhutla secara pasti,” ujar Wardan usai patroli.

Dia menjelaskan, patroli karhutla ini difokuskan ke wilayah Sungai Batang dan Kemuning, yang termasuk wilayah paling rawan terjadinya karhutla.

“Hasil pantauan dari udara, Alhamdulillah wilayah hulu Kabupaten Inhil tidak ditemukan satupun titik api maupun asap, dalam artian bersih dari titik api,” jelasnya.

Dandim 0314/Inhil, Letkol (Inf) Imir Faishal mengatakan, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kodim Inhil di seluruh Koramil untuk terus melakukan patroli dan sosialisasi karhutla di wilayah-wilayah yang jadi tanggung jawabnya.

"Selain patroli udara yang dilakukan para unsur pimpinan daerah, patroli dan sosialisasi sudah kita lakukan," tuturnya.

Menurut Imir, hal ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayahnya.

“Jika memang ada titik api, segera laporkan dan segera lakukan tindakan pemadaman serta koordinasikan dengan aparat terkait,” tambahnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved