KONI Riau Targetkan Cabor Biliar Wajib Dapat Emas di Porwil

Cabor biliar ditargetkan wajib meraih medali emas di Porwil Sumatra yang digelar di Bengkulu. Sejumlah atlet andalan sudah disiapkan.

KONI Riau Targetkan Cabor Biliar Wajib Dapat Emas di Porwil
Foto POBSI Riau
Biliar Riau ditargetkan wajib meraih medali emas pada Porwil Sumatra di Bengkulu. 

tribunpekanbaru.com - Cabor biliar termasuk cabang yang diharapkan bisa menyumbangkan medali emas bagi Riau pada Porwil nanti. Tidak hanya sekadar target, namun medali emas tersebut wajib didapat.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Senin (21/10) mengatakan, cabor biliar sejak awal ditargetkan menyumbang minimal dua medali emas dari 10 nomor yang ditandingkan.

"Mungkin target pelatihnya lebih (dua emas). Tapi kita patok target ideal saja. Mudah-mudahan bisa lebih, karena itu yang kita harapkan," kata Emrizal kepada Tribun.

Saat ini, para atlet biliar yang akan diturunkan di Porwil Bengkulu melaksanakan TC Berjalan di rumah biliar Plaza Senapelan Pekanbaru. TC Berjalan ini akan berlangsung hingga akhir Oktober ini.

"Kita harapkan atlet bisa lebih konsentrasi latihan. Jika sebelumnya latihan berpindah-pindah, sekarang sudah di satu tempat," paparnya.

Sekadar diketahui, kualifikasi PON 2020 untuk biliar tidak sama dengan cabor lainnya. Biliar dipastikan mengikuti sekaligus Porwil dan Pra PON. Porwil untuk mengikuti kualifikasi nomor pool, sementara Pra PON untuk kualifikasi nomor charom, snoker, dan nomor english.

"Keputusan untuk cabor kita biliar, Pra PON dilaksanakan di Manado, Porwil di Bengkulu. Itu sudah keputusan bersama," kata Sekum POBSI Riau, Jefri.

Saat ini, persiapan atlet disebut tidak main-main karena target pada Porwil nanti harus keluar sebagai juara umum. Atlet-atlet untuk meraih medali emas sudah disiapkan, seperti halnya Rina Mukhtar, Asih, Faisal dan lainnya.

Target yang dipancang jajaran pengurus dan pelatih di Porwil nanti tentunya tidak asal-asalan saja. Hal ini berpedoman dari hasil Porwil tahun 2015 lalu di Babel. Ketika itu tim Biliar Riau sukses finis di posisi runner-up setelah mengumpulkan 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

"Kita hanya kalah dari Sumut sebagai juara umum karena mereka dapat 2 emas. Hanya saja jika jumlah medali Porwil digabungkan dengan Pra PON 2015 lalu, maka kita Riau yang juara umum. Karena di Pra PON kita dapat satu emas. Sumut kan kalah di raihan perak," terangnya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved