Nadiem Makarim,CEO GoJek Disebut Jadi Menteri: Lulusan Harvard Berjuang Dekati Tukang Ojek Pangkalan

Nadiem lebih suka menyebut PT Gojek Indonesia adalah perusahaan teknologi, bukan perusahaan penyedia jasa ojek.

Nadiem Makarim,CEO GoJek Disebut Jadi Menteri: Lulusan Harvard Berjuang Dekati Tukang Ojek Pangkalan
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pendiri layanan ojek berbasis aplikasi online GoJek, Nadiem Makarim, berfoto di kantor pusat GoJek di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2016). 

Nadiem Makarim,CEO GoJek Disebut Jadi Menteri: Lulusan Harvard Berjuang Dekati Tukang Ojek Pangkalan

TRIBUNPEKANBARU,COM - Nadiem Makarim, Bos Gojek Indonesia mengaku secara terbuka mendapat kepercayaan untuk bergabung dalam Kabinet Kerja Jilid 2.

"Saya mendapat penghormatan yang luar biasa untuk bisa bergabung di kabinet Pak Presiden," ucap Nadiem, Senin (21/10/2019) sebagaimana diwartakan Kompas.com.

Nadiem juga mengaku telah mundur dari jabatan CEO di perusahaan yang dibesarkannya.

Pasti di Gojek sudah mundur. Tidak ada posisi dan kewenangan apa pun di Gojek," ucapnya.

Lulusan Harvard hingga Jadi Juragan Gojek dengan Pendekatan Unik

Sejak awal, Nadiem lebih suka menyebut PT Gojek Indonesia adalah perusahaan teknologi, bukan perusahaan penyedia jasa ojek.

Padahal, Gojek menawarkan jasa transportasi ojek yang cepat dan praktis.

Terkenal Jadi Model Majalah Dewasa, Artis Seksi Ini Ternyata Punya Gelar Bangsawan & Bertitel S2

Didampingi Edhy Prabowo, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto Sambangi Istana Negara, Jadi Menteri?

CARA Membuat YOGURT Menggunakan Yogurella Ariete, Proses Inkubasi 7-12 Jam dan Yogurt Siap Dinikmati

Dari aplikasi ini, user bisa langsung memesan ojek hanya dengan beberapa langkah mudah.

Setelah itu, ojek akan datang menjemput ke tempat konsumen dan mengantarkan ke tempat yang dituju.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved