Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pengamat: Harus Dijelaskan Alasan Prabowo Bergabung, Gerindra: Demi Kepentingan yang Lebih Besar

"Tujuan pak Prabowo untuk ikut membantu itu untuk bangsa, berkontribusi apa yang dia mampu untuk negara," jelas Nurzafri.

Tayang:
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin) 

Pengamat: Harus Dijelaskan Alasan Prabowo Bergabung, Gerindra: Demi Kepentingan yang Lebih Besar

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pengamat Politik Universitas Riau (Unri) Tito Handoko melihat bergabungnya Prabowo Subianto ke Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Maaruf Amin bisa merugikan Partai Gerindra.

Hanya saja, itu bisa dicegah bila Partai Gerindra bisa memberikan penjelasan kepada rakyat.

"Ini bisa merugikan Partai Gerindra jika tidak bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat alasan gabungnya pak Prabowo ke koalisi," ujar Tito Handoko kepada tribunpekanbaru.com pada Senin (21/10/2019).

Maka untuk di Riau, sangat rentan suara Gerindra berpengaruh pada Pilkada maupun Pemilu 2024 berikutnya, karena kenaikan suara Partai Gerindra di Riau pada pemilu ini karena kesosokan dari Prabowo.

"Kita akui, melejitnya suara Partai Gerindra di Riau karena pengaruh Prabowo di Pilpres 2019, jadi kalau tidak bisa memberikan penjelasan pada masyarakat Riau, maka suara Partai Gerindra akan terancam untuk Pemilu berikutnya," jelas Tito.

Cara penjelasan ke masyarakat juga harus dilakukan secara komprehensif, sehingga masyarakat paham apa tujuan dari Prabowo untuk gabung ke kabinet Jokowi-Maaruf, tentunya alasan gabungnya Prabowo Subianto karena untuk kemajuan bangsa dan persatuan.

Zodiak Besok Selasa (22 Oktober 2019): Leo Saatnya Beraksi, Taurus Butuh Kasih Sayang Nih!

PRABOWO Jadi Menhan? Pengamat: Gerindra Harus Jelaskan kepada Warga Riau Alasan Prabowo Bergabung

Muda & Seksi, Ternyata Si Cantik Ariel Tatum Kerap Hidup Kesepian & Mengidap BPD

"Memang belum ada survei maupun riset dampak gabungnya Prabowo ke kabinet Jokowi-Maaruf, namun kesan yang muncul pada masyarakat adalah inkonsisten Prabowo terhadap pendukung," jelas Tito.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Informasi Strategis dan Pengkaderan DPD Gerindra Riau Nurzafri mengatakan pada Rapimnas Gerindra sebelumnya memang sudah disampaikan Prabowo niat Gerindra hanya untuk membantu Jokowi-Maaruf.

"Baik itu di dalam maupun di luar kabinet Gerindra akan membantu pak Jokowi, itu pesan dari pak Prabowo di Rapimnas," ujar Nurzafri.

Terkait adanya dampak terhadap suara Gerindra dengan bergabungnya Prabowo Subianto di kabinet, menurut Nurzafri pihaknya akan menjelaskan tujuan Prabowo bergabung bukan karena gila jabatan maupun kekuasaan.

"Tujuan pak Prabowo untuk ikut membantu itu untuk bangsa, berkontribusi apa yang dia mampu untuk negara," jelas Nurzafri.

TV ONLINE Liga Champions Galatasaray vs Real Madrid (VIDEO) Rabu (23/10/2019) Dinihari

Kamis Malam, Link live streaming Genk vs Liverpool, Penyisihan Grup E Liga Champions Video Live

Raja Freekick dari Belanda Disebut-sebut Latih Barcelona Mulai 2020

Twitter Gerindra

Sementara itu, gelombang tanggapan atas kedatangan Prabowo ke Istana juga merebak di media sosial.

Salah satunya Twitter.

Beberapa kali admin twitter ini menjelaskan beberapa hal terkait isu Prabowo yang diangkat jadi Menteri oleh Jokowi.

Di manapun posisi kita berjuang nantinya, insyaAllah Pak Prabowo dan Gerindra akan terus mendengar aspirasi dan mencarikan solusi untuk permasalahan yang dialami oleh rakyat

Prabowo akan Bantu Jokowi di Bidang Pertahanan

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengaku diminta oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri dalam kabinet mendatang.

Seperti dilansir dari Kompas TV, Prabowo akan menjadi menteri bersama Wakil Ketua Umum Gerindra, Edhy Prabowo dalam kabinet.

"Saya baru saja menghadap Bapak Presiden Republik Indonesia yang baru saja kemarin dilantik. Saya bersama pak Edhi Prabowo, kami di minta untuk membantu," ujar Prabowo usai bertemu Jokowi di Istana Negara.

Lantas kursi menteri apa yang ditawarkan Presiden Jokowi kepada lawan politiknya pada Pemilu 2019 lalu?

Prabowo Subianto memberi bocoran menteri apa yang akan diisi olehnya dalam kabinet.

"Saya diminta membantu di bidang pertahanan, saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran dan harapan yang ditentukan," tegasnya.

Apakah dengan jawaban itu Prabowo akan menjabat Menteri Pertahanan? Ia enggan merinci jabatan yang akan diemban.

Mengenai sikap politiknya ini, Prabowo menegaskan jika Partai Gerindra akan membantu jalannya pemerintahan jika diminta langsung.

"Keputusan kami dari partai apabila diminta kami siap membantu, hari ini diminta dan kami siap membantu," lanjutnya.

Terkait kursi menteri apa yang akan diamanahkan kepada Edhy Prabowo, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved