Perkara Dugaan Karhutla di Lahan PT TI Masuk Proses Penyidikan

Status perkara dugaan Karhutla di PT. Tesso Indah (TI) beralih dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidikan kasus dilakukan Ditreskrimsus Polda Riau

Perkara Dugaan Karhutla di Lahan PT TI Masuk Proses Penyidikan
Istimewa
Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau saat ini diketahui sedang menangani sejumlah perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang melibatkan korporasi. 

Selain itu kebakaran juga terjadi di Blok N14, N15 dan N16, seluas 37,25 hektare di Desa Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu. Total areal lahan yang terbakar adalah 69,06 hektare.

Tiang Listrik Patah, Listrik di Selatpanjang Padam, Hujan Deras di Pekanbaru Listrik Padam Dua Kali

Sejumlah langkah sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Seperti melibatkan ahli pengukuran dan pemetaan tematik dari Kantor Pertanahan Kabupaten Inhu, dalam rangka mengukur luasan areal yang terbakar, pada 30 September 2019.

Lalu melibatkan saksi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Inhu, dalam rangka memeriksa kewajiban pengelolaan lingkungan PT TI.

Termasuk melibatkan saksi dari Bidang Perkebunan Kabupaten Inhu.

Hal ini dilakukan untuk memeriksa kewajiban operasional perkebunan.

"Pemeriksaan sarana dan prasarana peralatan penanggulangan kebakaran milik PT TI juga kita lakukan. Kemudian memeriksa sistem deteksi dini dengan menghitung jumlah dan mengukur spesifikasi menara pemantau milik PT TI," papar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi, Senin (21/10/2019).

Berlanjut pada 8 Oktober 2019, tim juga sudah melakukan pengambilan sample di lokasi kebakaran, oleh beberapa Ahli Karhutla.

Selain lahan, pemeriksaan dilakukan juga terhadap sejumlah pihak sebagai saksi, pada Kamis (17/10/2019).

Sudah 15 saksi yang dimintai keterangan.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved