Perkara Dugaan Karhutla di Lahan PT TI Masuk Proses Penyidikan

Status perkara dugaan Karhutla di PT. Tesso Indah (TI) beralih dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidikan kasus dilakukan Ditreskrimsus Polda Riau

Perkara Dugaan Karhutla di Lahan PT TI Masuk Proses Penyidikan
Istimewa
Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau saat ini diketahui sedang menangani sejumlah perkara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang melibatkan korporasi. 

Di antaranya dari pihak kepolisian setempat, perusahaan, masyarakat dan dinas terkait.

Terkait kasus kebakaran lahan ini, pihak perusahaan diduga sengaja atau lalai. Tidak menyiapkan sarana dan prasarana, dana yang memadai, standar operasional prosedur (SOP), sumber daya manusia untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan.

Untuk diketahui, kebakaran lahan PT TI ini terjadi pada 19 Agustus 2019 lalu.

Api baru bisa dipadamkan pada 29 Agustus 2019.

Atas kejadian ini, polisi pun melakukan serangkaian pemyelidikan.

Hasilnya, diduga ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari perusahaan, sehingga terjadi kebakaran dalam lahan perijinan yang dimiliki.

PT TI melakukan pembakaran dengan sengaja di sini. Yakni perbuatan membiarkan kondisi lahan atau kebun tidak produktif sehingga lahan tersebut menjadi bahan bakar atau siap terbakar.

Selain membiarkan lahannya tidak produktif, dengan ditumbuhi semak belukar, PT TI juga tidak siap dalam hal menghadapi terjadinya kebakaran.

Karena PT TI hanya memiliki 1 menara api dengan ketinggian 12 meter dalam luas lahan 2.443,3 hektare.

Dimana semestinya 1 menara dalam 500 hektar, dengan ketinggian minimal 15 meter.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved