Berita Riau

Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing Riau, 7 ASN Dipanggil untuk Diklarifikasi

Sebanyak tujuh orang ASN di Pemkab Kuansing dipanggil Jaksa penyelidik dari Kejati Riau.

Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing Riau, 7 ASN Dipanggil untuk Diklarifikasi
Istimewa
Kantor Kejati Riau 

Jaksa Selidiki Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing Riau, 7 ASN Dipanggil untuk Diklarifikasi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak tujuh orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing dipanggil Jaksa penyelidik dari Kejati Riau.

Hal ini terkait dengan penyelidikan yang tengah dilakukan untuk perkara dugaan korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kuansing.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan mengatakan, proses klarifikasi terhadap ketujuh ASN itu dilakukan pada Senin (21/10/2019) kemarin.

Disebutkan Muspidauan, mereka merupakan ASN di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan.

"Mereka dari Bagian Keuangan dan BPKAD. Jumlahnya ada 7 orang. Diundang untuk menjalani proses klarifikasi," paparnya, Selasa (22/10/2019).

 Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini 23-29 Oktober 2019 Naik 1,11 Persen

 FOTO: Penjualan Bingkai Foto Presiden dan Wapres Masih Sepi di Pekanbaru

Selain tujuh orang ini dibeberkannya, beberapa orang lainnya akan segera menyusul untuk dipanggil Jaksa. Kepentinganya masih sama, yakni untuk menjalani klarifikasi.

Sejauh ini, perkara dugaan korupsi ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Ini masih tahap penyelidikan. Penyelidik masih berupaya mencari peristiwa pidana dalam perkara itu, dengan melakukan Pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan,red)," tuturnya.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, saat ini sedang mendalami dugaan korupsi tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru di Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

 Kuota CPNS 2019 untuk Pelalawan Riau Sebanyak 111, Tak Ada Formasi Tenaga Pendidikan, Ini Rinciannya

 23 Pelamar Incar Jabatan Dirut Bank Riau Kepri, Ini Nama dan Asal Daerahnya

Dimana, kegiatan tersebut dilakukan pada tahun 2015 sampai 2016, menggunakan dana dari APBD Kabupaten (Kuansing).

Diduga anggaran untuk kegiatan itu sebesar Rp56 miliar. Tetapi yang terealisiasi hanya Rp38 miliar.

Sedangkan sisanya, sebanyak Rp18 miliar, masih belum diketahui peruntukkannya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved