Realisasi Pajak Daerah Lebih Target, Bapenda Pekanbaru Tagih Penunggak Pajak

Realisasi pajak daerah di Kota Pekanbaru saat ini mencapai Rp 507 miliar. Mengalami peningkatan dibanding periode sama pada tahun 2018.

Realisasi Pajak Daerah Lebih Target, Bapenda Pekanbaru Tagih Penunggak Pajak
tribun pekanbaru
Sejumlah wajib pajak tampak mengisi formulir di Bapenda Kota Pekanbaru, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, Jumat (20/9/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Realisasi pajak daerah di Kota Pekanbaru saat ini mencapai Rp 507 miliar.

Jumlah ini belum termasuk denda pajak sekitar Rp 4 miliar lebih. Jumlah ini tercatat hingga 21 Oktober 2019.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru mencatat total Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga awal pekan ini mencapai Rp 511 miliar.

"Ada tren positif hingga menjelang akhir Oktober ini," ujar Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin kepada Tribun, Selasa (22/10/2019).

Realisasi pajak daerah di Kota Pekanbaru ternyata mengalami peningkatan dibanding periode sama pada tahun 2018.

Pajak daerah tahun ini naik berkisar Rp 11 miliar dibanding tahun lalu pada periode yang sama.

Saat itu jumlah pajak daerah hanya Rp 496 miliar. Jumlah pajak daerah ini belum termasuk denda pajak yang mencapai Rp 6,2 miliar. Realisasi PAD pada 21 Oktober 2018 hanya Rp 503 miliar.

"Kita melihat bahwa realisasi pajak daerah menjelang akhir Oktober 2019 sudah melewati target capaian tahun lalu," sebut Zulhelmi.

Pria yang akrab disapa Ami menegaskan, pihaknya berupaya mencapai target pajak hingga 31 Desember 2019. Target pajak daerah yang harus dicapai hingga akhir tahun 2019 mencapai Rp 800 miliar.

Bapenda Kota Pekanbaru hanya memiliki waktu dua bulan lagi untuk mengumpulkan pajak daerah sekitar Rp 300 miliar. Pihaknya berupaya mendorong wajib pajak segera membayar pajak.

Apalagi proses penagihan pajak melibatkan jajaran camat dan lurah.

KPK juga mendorong upaya pemerintah kita mengoptimalkan pendapatan pajak. "Ada waktu dua bulan setengah hingga akhir tahun nanti," ujarnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved