Pelalawan

Tenteng Parang Panjang Dekat Kantor Bupati, Satpol PP Pelalawan Riau Amankan Pria Gangguan Jiwa

Pria tanpa identitas tersebut menenteng sebilah parang panjang di jalan raya sambil mengayunkannya ke tanaman yang ada di sekitarnya.

Tenteng Parang Panjang Dekat Kantor Bupati, Satpol PP Pelalawan Riau Amankan Pria Gangguan Jiwa
Istimewa
Satpol PP dan Didnas Sosia Kabupaten Pelalawan mengamankan seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa, Selasa (22/10/2019). Pria tersebut akhirnya dikirim ke RSJ Tampan Kota Pekanbaru. 

Tenteng Parang Panjang Dekat Kantor Bupati, Satpol PP Pelalawan Riau Amankan Pria Gangguan Jiwa

TRIBUPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Seorang warga yang mengalami gangguan jiwa diamankan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Selasa (22/10/2019) lalu, lantaran membahayakan masyarakat lainnya.

Pasalnya, pria tanpa identitas tersebut menenteng sebilah parang panjang di jalan raya sambil mengayunkannya ke tanaman yang ada di sekitarnya.

Tentunya kondisi ini mengkuatirkan masyarakat yang melintas dari Slan Sultan Syarif Hasym Pangkalan Kerinci. Alhasil pria yang diduga gila itu diamankan Satpol PP dan merampas parang tersebut.

"Kita dapat informasi dari pegawai, ada seorang pria yang diduga gila bawa parang di taman median jalan dekat kantor bupati dan kantor camat. Takut ada korban, kita langsung turun ke lokasi," kata Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Pelalawan, Sofyan SE, kepada tribunpelalawan.com, Rabu (23/10/2019).

KOCAK, Viral MEME Mendikbud Nadiem Makarim, dari Cashback SPP Pakai Gopay, Rengking 1 Gratis Gopay

Sofyan menjelaskan, setibanya di lokasi bersama beberapa anggota Satpol PP mereka melihat pria gila itu menebas tanaman yang ada di median jalan. Bahkan tanaman tersebut hampir habis karena dipotong secara membabi buta oleh pelaku.

Mengingat lelaki berambut acak-acakan itu mengidap gangguan jiwan, personil Satpol PP mencari cara jitu untuk melumpuhkannya. Sebab jika terjadi kesalahan, bisa mencelakai anggota atau bahkan menimbulkan korban.

"Kita juga didampik pihak kepolisian saat mengamankan pria itu. Kita coba cara pendekatan baik-baik dengan sasaran merebut parangnya," tambah Sofyan.

Awalnya petugas membujuk pria itu dengan memberikan sebatang rokok, diambil dan dihisap. Tapi ketika parangnya sepanjang hampir satu meter diminta petugas, ia tak mau dan memilih pergi.

Tak habis cara, petuga membelikan nasi bungkus dan memberikannya. Disaat nasi diambil, dua anggota penegak Perd itu langsung merebut benda tajam dari tangan orang gila itu.

Petuga dan lelaki itu sempat bergumul di tanah saat merampas parang dan mengakibatkan seorang personil mengalami luka lecet di tangan.

Siap-siap, 60 Kendaraan Dinas Pemkab Pelalawan akan Dilelang Desember Mendatang, Ini Rinciannya

Hingga akhirnya orang dengan gangguan jiwa itu berhasil dilumpuhkan dan tangannya diikat. Usai diamankan di markas Satpol PP lelaki itu dibawa ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) untuk didata.

"Diberikan makan, dimandikan, terus dikasih pakaian yang layak. Setelah administrasinya dilengkap, baru diantarkan ke RSJ Tampan," tandasnya.

Pria tersebut terjadi sudah pernah diamankan Satpol PP beberapa waktu lalu, namun kondisinya masih belum separah saat ini.

Ketika itu ia diantarkan ke Bandar Seikijang yang menurut pengakuannya rumah keluarganya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved