Bengkalis

BREAKING NEWS: KPK Batal Periksa Bupati Bengkalis Riau, Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Sedianya Bupati Bengkalis akan menjalani pemeriksaan bersama dengan seorang tersangka lain, MK hari ini.

BREAKING NEWS: KPK Batal Periksa Bupati Bengkalis Riau, Jadwalkan Ulang Pemanggilan
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Kondisi Kediaman Dinas Bupati Bengkalis Terlihat Sepi Aktifitas, Kamis (24/10/2019) siang. 

BREAKING NEWS: KPK Batal Periksa Bupati Bengkalis Riau, Jadwalkan Ulang Pemanggilan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin (AMU) dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis.

Sedianya Amril Mukminin akan menjalani pemeriksaan bersama dengan seorang tersangka lain, MK hari ini.

 BREAKING NEWS: KPK Panggil Bupati Bengkalis Amril Mukminin untuk Diperiksa Sebagai Tersangka

 Waspada Penipuan Penerimaan CPNS! Kanreg XII BKN Pekanbaru: Jika Ada yang Minta Uang Itu Bohong

 Mengenal Sat-81 Pasukan Siluman Kopassus yang Misterius, Duet Maut Prabowo Subianto dan Luhut Binsar

Pemeriksaan keduanya tidak jadi menjalani pemeriksaan dan Gedung Merah Putih, KPK hari ini, Kamis (24/10/2019).

"MK mengirimkan surat tidak dapat menghadiri pemeriksaan. AMU mengirimkan surat, tidak bisa hadir karena surat baru diterima dan masih ada rangkaian tugas di Kecamatan Rupat Utara," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis Petang melalui pesan singkat WhatsApp.

Lebih lanjut Febri menegaskan jika keduanya akan kembali dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka.

"Penyidik akan mempelajari dan mempertimbangkan penjadwalan kembali," jelasnya.

AMU dan MK terjerat kasus dugaan Tipikor proyek peningkatan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran  2013-2015. (Tribunpekanbaru. com/Ilham Yafiz)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved