Pelalawan

Pelalawan Bakal Intens Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, BPBD Minta Masyarakat Waspada

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Pekanbaru hujan yang mengguyur Pelalawan semakin intens.

Pelalawan Bakal Intens Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, BPBD Minta Masyarakat Waspada
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Ilustrasi 

Pelalawan Bakal Intens Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, BPBD Minta Masyarakat Waspada

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Riau mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap perubahan iklim memasuki musim hujan pada akhir Oktober ini.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru hujan yang mengguyur Pelalawan semakin intens.

Bahkan air yang turun dari langit disertai dengan petir dan angin kencang yang diprediksi pada sore dan malam hari.

"Masyarakat harus waspada. Hujan lebat yang turun akan disertai petir dan angin kencang merata di wilayah Pelalawan dan beberapa daerah di Riau lainnya," ungkap Hadi Penandio kepada tribunpelalawan.com, Kamis (24/10/2019).

 Waspada Penipuan Penerimaan CPNS! Kanreg XII BKN Pekanbaru: Jika Ada yang Minta Uang Itu Bohong

 Mengenal Sat-81 Pasukan Siluman Kopassus yang Misterius, Duet Maut Prabowo Subianto dan Luhut Binsar

 FOTO: Anak Imigran di Pekanbaru Mendapatkan Vaksin MR di SDN

 Sempat Tak Percaya Anaknya Dicabuli, Seorang Ayah di Riau Akhirnya Terpana Lihat Bukti CCTV

Hadi Penandio menyatakan, warga harus menghindar sedapat mungkin saat berada di luar rumah ketika hujan lebat turun, seperti beraktivitas atau berkendaraan.

Sebab sewaktu-waktu angin kencang dan petir bisa muncul dibarengi hujan.

Petir dan angin kencang bisa berakibat fatal seperti yang terjadi di daerah lain seperti pohon tumbang hingga terjebak banjir di jalan raya.

Dikatakannya, potensi terjadinya hujan mulai siang hari dengan intensitas ringan hingga sedang dan akan berlanjut pada sore sampai malam hari.

Kondisi ini akan semakin intens terjadi selama musim hujan hingga Bulan Desember mendatang.

"Hotspot atau titik panas sudah jarang terdeteksi di Pelalawan satu bulan terakhir. Jarak pandang juga maksimal, namun terkadang ada kabut tipis yang berasal dari asap kiriman atau embun serta uap air," pungkasnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved