Pelalawan

Dugaan Korupsi Pengadaan BBM Dinas PUPR Pelalawan, Begini Modus yang Ditemukan Penyidik Kejari

Penyidikan dilaksanakan berdasarkan Surat perintah Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero South SH MH pada tanggal 15 Oktober 2019 lalu.

Dugaan Korupsi Pengadaan BBM Dinas PUPR Pelalawan, Begini Modus yang Ditemukan Penyidik Kejari
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Nophy Tennophero South SH MH 

Dugaan Korupsi Pengadaan BBM Dinas PUPR Pelalawan, Begini Modus yang Ditemukan Penyidik Kejari

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan Riau saat ini sedang disidik kejaksaan untuk tahun anggaran 2015 dan 2016.

Penyidikan dilaksanakan berdasarkan Surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Nophy Tennophero South SH MH pada tanggal 15 Oktober 2019 lalu.

Penyidikan perkara telah didahului dengan hasil penyelidikan oleh tim yang dibentuk kejaksaan.

Penegak hukum mencium adanya Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam pengadaan BBM yang dipakai oleh seluruh alat berat dan mobil dump truk milik Dinas PUPR.

"Kita sudah menemukan adanya peristiwa pidana korupsinya, berdasarkan bahan dan keterangan yang didapatkan tim. Indikasi itu yang dikejar terus oleh penyidik," kata Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero South SH MH, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (25/10/2019).

 Mengenal Sat-81 Pasukan Siluman Kopassus yang Misterius, Duet Maut Prabowo Subianto dan Luhut Binsar

Kajari Nophy menyebutkan tim penyidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 14 orang saksi yang terkiat dengan perkara rasuah ini.

Selain itu jaksa juga telah melakukan penyitaan dokumen-dokumen yang bersinggungan dengan bahan bakar tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pelalawan, Praden Kasep Simanjuntak SH menyebutkan anggaran yang diperuntukkan untuk pembelian BBM alat berat dan dump truk total Rp 8,7 Miliar dengan rincian tahun 2015 senilai Rp 4 M dan tahun 2016 Rp 4,7 M.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved