Berita Riau

Jarak Pandang di Pangkalan Kerinci Riau Turun Jadi 4 Km, BPBD Sebut Uap Air Bukan Asap

Jarak pandang pada Kamis (24/10/2019) sore mencapai 8 kilometer dan Jumat (25/10/2019) menurun drastis sampai separuhnya yakni 4 kilometer.

Jarak Pandang di Pangkalan Kerinci Riau Turun Jadi 4 Km, BPBD Sebut Uap Air Bukan Asap
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Kondisi kabut tipis menyelimuti angkasa Pangkalan Kerinci diduga bukan asap tapi uap air. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Jarak pandang di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan menurun dari sebelumnya lantaran tertutup kabut yang timbul, Jumat (25/10/2019).

Jarak pandang pada Kamis (24/10/2019) sore mencapai 8 kilometer dan Jumat (25/10/2019) menurun drastis sampai separuhnya yakni 4 kilometer.

Selain itu langit juga terlihat mendung seperti akan turun hujan deras membuat jangkauan mata semakin terbatas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio mengatakan, kemungkinan besar embun atau uap air yang naik di pagi hari.

Namun hal itu akan terbukti menjelang siang dan sore hari saat matahari mulai terbit. Jika kabut hilang ketika sinar matahari keluar, bisa dipastikan kabut yang timbul merupakan uap air atau embun.

"Kemungkinan besar uap air. Tapi kita lihat menjelang siang nanti jika matahari naik," kata Hadi Penandio.

Jika kabut yang timbul merupakan asap diperkirakan asap kiriman dari daerah-daerah tetangga yang saat ini masih banyak titik api atau hotspot.

Bahkan Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, dan Palembang masih terjadi karhutla yang menimbulkan asap. Kemudian terbawa angin yang berhembus dari selatan ke utara hingga asapnya sampai ke Pelalawan dan sekitarnya.

"Jumat, hotspot kita satu titik dan level confidence di atas 70 persen terpantau di Kecamatan Kuala Kampar. Saat ini sedang dilakukan pengecekan," tambah Hadi Penandio. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved