Mulan Jameela Kembali Cari Duit Lewat Postingan Endorse Instagram, Tak Hiraukan KPK Tentang Pidana?

Kini, Mulan Jameela kembali berani menerima endorse berupa kurma yang diposting di akun instagram pribadinya.

Mulan Jameela Kembali Cari Duit Lewat Postingan Endorse Instagram, Tak Hiraukan KPK Tentang Pidana?
Tribun Style/Kolase
Mulan Jameela Kembali Cari Duit Lewat Postingan Endorse Instagram, Tak Hiraukan KPK Tentang Pidana? 

Mulan Jameela Kembali Cari Duit Lewat Postingan Endorse Instagram, Tak Hiraukan KPK Tentang Pidana?

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penyanyi Mulan Jameela yang kini berstatus sebagai anggota DPR RI sepertinya tak kapok menerima endorse, meski telah diperingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lihat postingan istri Ahmad Dhani dan mantan teman duet Maia Estianty ini.

Ya, setelah mendapatkan teguran langsung dari KPK, Mulan Jameela terlihat menyetop sementara endorse di akun instagram pribadi istri Ahmad Dhani ini.

Pasalnya, endorse kacamata Gucci sebelumnya diperingatkan KPK karena disinyalir bisa menjurus pada grativikasi sebagai anggota dewan.

Aurel Hermansyah yang Pergoki Krisdayanti Berselingkuh, Diceritakannya ke Anang Sampai Jadi Saksi

Saldo dan Hartanya Cuma Senilai Rp 84 Juta, Benarkah Ini Menteri Termiskin Kabinet Jokowi Maruf?

Artis Cantik Yang Digerebek Terungkap, Ternyata Seorang Puteri Pariwisata, Ada Kondom & Tisu Bekas

Dipukuli Bertubi-tubi Hingga Pingsan, Motif Perwira Pertama Kowad TNI Dianiaya di Dalam Mobil

Sontak foto unggahan istri Ahmad Dhani ini pun langsung disentil KPK.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kembali mengingatkan bahwa saat ini Mulan Jameela tak hanya sebagai artis tapi juga sebagai penyelenggara negara.

Maka dari itu, setiap penyelenggara negara yang menerima endorse dari pihak tertentu harus lebih dulu melaporkannya ke Direktorat Gratifikasi KPK.

Jika tak segera melaporkan dalam waktu 30 hari, maka Mulan Jameela bisa terancam pidana korupsi.

"Ya seperti itu sebaiknya harus dilaporkan dulu. Nanti KPK akan lakukan klarifikasi dalam konteks apa pemberian tersebut apakah dalam kaitan business to business atau apa, dan lain-lain. Direktorat Gratifikasi yang akan clarify lebih dulu," kata Saut Situmorang, dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Jumat (18/10/2019).

Halaman
123
Editor: Hendri Gusmulyadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved