Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang Terus Digesa. Begini Kabar Terbarunya
Rencana pembangunan ruas jalan tol yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat terus digesa. Kementerian PUPUR sudah mengajukan penetapan lokasi tanah.
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Hendra Efivanias
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rencana pembangunan ruas jalan tol yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat terus digesa.
Perkembangan terbaru, belum lama ini pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mengajukan penetapan lokasi pengadaan tanah untuk pembangunan tol ruas Pekanbaru-Bangkinang.
"Lebih kurang 40 kilometer panjang ruasnya. Sekarang masih tahapan pengajuan penetapan lokasi pengadaan tanah oleh pak Gubernur. Setelah itu nanti baru ke tahap berikutnya," kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Riau, Muhammad Amin, Senin (28/10/2019).
Amin mengungkapkan, penetapan lokasi pengadaan tanah dari Gubernur Riau dibutuhkan untuk pembangunan tol Pekanbaru-Padang.
Sebab pembangunan insfrastruktur yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektare ke atas harus ada penetapan lokasi oleh Pemerintah Provinsi dalam hal ini adalah Gubernur Riau.
• 5 Pemuda di Kecamatan Tebingtinggi Timur Raih Penghargaan
Untuk penetapan lokasi pengadaan tanah dari Gubernur Riau, ada beberapa tahapan yang harus dilewati.
Mulai dari tahapan perencanaan, kemudian tahapan persiapan, tahapan pengadaan dan terkahir adalah tahapan serah terima.
"Sekarang sudah masuk di proses tahapan perencanaan, dokumen perencaannya sudah disiapkan oleh Kementerian PUPR. Jadi untuk arah dan trasenya sudah disurvei oleh Kementerian PUPR," ujarnya.
• JALAN TOL Pekanbaru-Dumai Beroperasi 2020, Mobil Walikota Dumai Riau Nyaris Terjebak di dalam Lumpur
Pada tahapan persiapan ini, pihaknya akan segera mengumumkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat.
Khususunya masyarakat yang nanti akan terkena dampak dari pembangunan tol Pekanbaru-Padang ini.
"Nanti kita umumkan, lokasi pengadaan tanahnya dimana, kemudian trasenya. Semua nanti kita umumkan oleh tim persiapan yang diketuai oleh Pak Sekda, SK-nya masih dalam proses," sebutnya.
Setelah tim terbentuk dan SK sudah keluar, selanjutnya tim percepatan pembangunan tol Pekanbaru-Padang ini akan menggelar rapat bersama dengan melibatkan Pemkab Kampar.
"Pemkab Kampar nanti akan masuk ke dalam tim, termasuk camat, kepala desa akan dilibatkan dalam tim juga. Setelah tim terbentuk, maka kerja yang harus segera dilakukan adalah melakukan pendataan awal. Kemudian melakukan konsultasi publik," kata Amin.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Wikipedia, Tol Pekanbaru-Padang merupakan jalan tol trans Sumatera yang menghubungkan Padang dengan Pekanbaru.
Tol dengan panjang 254,8 kilometer ini rutenya dari Padang menuju Bukittinggi sampai ke Pekanbaru.
Untuk membangun ruas jalan tol Pekanbaru-Padang ini anggaran yang dibutuhkan ditaksir mencapai Rp78,09 triliun. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-tribun-baru_20161230_092519.jpg)