Indragiri Hulu

Berkedok akan Disekolahkan, Pelaku Human Trafficking di Riau Menjual Mawar ke Pria Tua Buat Dinikahi

Tim berhasil mengembalikan korban penjualan anak bawah umur, sebut saja namanya Mawar (14) pada keluarganya.

Berkedok akan Disekolahkan, Pelaku Human Trafficking di Riau Menjual Mawar ke Pria Tua Buat Dinikahi
Kolase Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

Berkedok akan Disekolahkan, Pelaku Human Trafficking di Riau Menjual Mawar ke Pria Tua Buat Dinikahi

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Setelah melakukan penyidikan cukup panjang, akhirnya tim Opsnal Polres Inhu "Narasinga" dan tim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap kasus human traficking atau penjualan anak di bawah umur.

Kerja keras tim Unit PPA Polres Inhu dibawah pimpinan Kanit Aiptu Khairul Umam yang melakukan penyidikan dan perburuan terhadap terhadap para pelaku selama 3 pekan di Berastagi Tanah Karo Sumatera Utara tidak lah sia-sia.

Tim membekuk 2 orang tersangka, yakni FTL (41) dan ARN (50).

Tim berhasil mengembalikan korban penjualan anak bawah umur, sebut saja namanya Mawar (14) pada keluarganya.

Siapa Calon Direksi Bank Riau Kepri yang Lulus Seleksi Administrasi?

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal, S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Selasa 29 Oktober 2019 membenarkan pengungkapan kasus penjualan anak bawah umur tersebut.

Dijelaskan Misran, kasus ini berawal pada tahun 2016 lalu, RST (37) diajak oleh FTL untuk bekerja di PT Sumber Reksa Kencana (SRK) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu.

FTL merupakan kepala rombongan buruh harian lepas di perusahaan itu.

RST menerima tawaran kerja tersebut dan membawa keluarganya untuk tinggal di barak karyawan PT SRK.

Setelah beberapa hari bekerja, FTL melihat anak perempuan RST yang saat itu masih berumur 11 tahun.

Halaman
1234
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved