Indragiri Hulu

Berkedok akan Disekolahkan, Pelaku Human Trafficking di Riau Menjual Mawar ke Pria Tua Buat Dinikahi

Tim berhasil mengembalikan korban penjualan anak bawah umur, sebut saja namanya Mawar (14) pada keluarganya.

Berkedok akan Disekolahkan, Pelaku Human Trafficking di Riau Menjual Mawar ke Pria Tua Buat Dinikahi
Kolase Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

ARN menjual Mawar seharga Rp 20 juta, namun uang yang diterima FTL dari tangan ARN hanya Rp 13 juta.

Sedangkan pernikahan antara Mawar dengan Rami Budi Gule dilaksanakan pada tanggal 1 November 2018 silam di Tanah Karo Sumut.

Bahkan FTL juga ikut menyaksikan pernikahan adat Nias di Tanah Karo itu dan menandatangani surat keputusan pernikahan.

Ini Dia Naskah Asli Sumpah Pemuda 28 Oktober Dilengkapi Susunan Panitia Kongres Pemuda II

Berdasarkan keterangan dari tersangka, tim PPA berangkat ke Berastagi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Cukup lama juga tim PPA di Berastagi, sekitar tiga Minggu melakukan penyelidikan barulah tim PPA berhasil meringkus ARN pada tanggal 15 Oktober 2019 kemaren.

ARN mengaku telah menjodohkan Mawar dengan Rami Budi Gule dan menerima mahar pernikahan sebanyak Rp 25 juta.

Selain ARN, tim PPA juga berhasil membawa pulang Mawar kepangkuan orang tuanya setelah 3 tahun terpisah.

Mawar mengaku telah dipaksa menikah dengan Rami Budi Gule karena orang tuanya berhutang pada FTL.

Mawar diancam, jika tak mau menikah maka FTL akan menghabisi semua anggota keluarganya.

"Sekarang FTL dan ARN telah diamankan di Mapolres Inhu untuk proses hukum selanjutnya," ucap Misran. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved